Sejarah kehebatan kapal selam Tang dan Wahoo milik US Navy

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Baru-baru ini dua kapal selam serang nuklir terbaru kelas Virginia milik Angkatan Laut Amerika Serikat (USN) telah diberi nama masing-masing USS Tang (SSN-805) dan USS Wahoo (SSN-806).

Penggunaan nama Tang dan Wahoo, merupakan yang ketiga kalinya dipakai oleh US Navy.

Nama ini diberikan untuk menghormati dua kapal selam serang USN dalam Perang Dunia II dan Perang Vietnam.

Sejarah kapal selam penyerang Tang

Di kelas kapal selam serang USS Virginia (SSN 774), USS Tang merupakan kapal ke-32. Sementara USS Wahoo menjadi kapal ke-33.

Baca Juga: Komando Armada II TNI AL Sambut Kedatangan Kapal Selam Terbaru KRI Ardadedali – 404

Keduanya adalah kapal selam kelas Virginia dari Block V. Kapal ini dilengkapi Virginia Payload Module (VPM) yang memiliki kapasitas serangan rudal tiga kali lipat dari kelas Virginia sebelumnya.

USS Tang (SS-306) pertama kali digunakan sebagai nama kapal selam kelas Balao milik USN dan kapal Angkatan Laut AS. Tang merupakan nama ikan surgeonfish yang populer di perairan Samudra Pasifik.

Kapal ini dibangun dan diluncurkan pada 1943. Dalam lima kali penugasan patrolinya dibawah komandannya Lt. Cmdr. Richard H. O’Kane, kapal selam Tang berhasil menenggelamkan 31 kapal dengan total bobot 227.800 ton. Kapal ini juga berhasil merusak dua kapal seberat 4.100 ton.

Baca Juga: Uji laut kapal selam Suffren milik Perancis dibayang-bayangi oleh kapal Rusia

Tang menerima empat bintang pertempuran dan dua kutipan kepresidenan (citation) atas jasa-jasanya selama Perang Dunia II.

USS Tang SS-306Sheldon Levy

USS Tang (SS-306).

O’Kane sendiri menerima Medal of Honor untuk tindakan heroik terakhir di kapal selam Tang.

Sementara USS Tang yang kedua (SS-563), adalah kapal pertama di kapal selam diesel kelas Tang milik USN.

Kapal ini mulai bertugas pada Oktober 1951. SS-563 adalah salah satu kapal selam pertama pasca-PD II yang dirancang di bawah Program Tenaga Propulsi Bawah Air Besar (GUPPY).

Baca Juga: Kapal selam nuklir K-549 Knyaz Vladimir resmi masuk dinas AL Rusia

Kapal ini menyelesaikan beberapa patroli dalam Perang Vietnam dan kemudian menjadi kapal pelatihan di Groton, Connecticut, sebelum dinonaktifkan pada Februari 1980.

Tang memperoleh empat bintang pertempuran di Perang Vietnam.

Sejarah kapal selam penyerang Wahoo

Sementara untuk USS Wahoo yang pertama (SS-238), adalah kapal selam kelas Gato milik USN. Wahoo adalah nama ikan scombrid yang ditemukan di seluruh laut tropis dan subtropis.

Konstruksi kapal selam Wahoo dimulai sebelum AS memasuki Perang Dunia II.

Pada 11 Oktober 1943, Wahoo di bawah komando Letnan Cmdr. Dudley Walker “Mush” Morton, ditenggelamkan dengan 79 awaknya oleh serangan udara dan permukaan saat dia mencoba untuk keluar dari Laut Jepang melalui Selat La Perouse.

Baca Juga: Pushidrosal kerahkan KRI Spica-934 ke ALKI I dan ALKI II

Sebelum ditenggelamkan Jepang, kapal selam Wahoo telah mendapatkan enam bintang pertempuran dan citation.

Kapal ini berhasil menenggelamkan 20 kapal Jepang, 19 di antaranya selama lima patroli dalam perang terakhirnya.

USS Wahoo SS-238Istimewa

USS Wahoo (SS-238)

Morton sendiri mendapatkan anugerah Navy Cross. Namanya kemudian disematkan menjadi nama kapal perusak USS Morton (DD-948).

Sedangkan untuk USS Wahoo kedua (SS-565), ini adalah kapal selam kelas Tang. Kapal ini ditugaskan pada Memorial Day pada tahun 1952.

Setelah melaksanakan latihan di perairan lepas Kepulauan Hawaii, Wahoo memulai tur tugas di Pasifik barat sebagai bagian dari Armada Ketujuh .

Baca Juga: Angkatan Laut Rusia operasikan kapal selam terbaru B-603 Volkhov

Kapal ini menyelesaikan dua tur tugas dalam Perang Vietnam. Wahoo kedua dinonaktifkan pada Juni 1980. Peran-peran Wahoo dalam Perang Vietnam mendapat pengakuan dari USN.

Nama-nama kapal selam penyerang dari nama ikan, orang, dan kota

Nama-nama kapal selam penyerang milik USN berubah dalam beberapa periode.

Nama yang dipilih pernah menggunakan nama ikan kemudian berganti menjadi nama orang (tokoh), nama kota dan kini kembali mengambil nama ikan.

Pemberian nama ikan adalah untuk mengenang warisan bersejarah US Navy di masa lalu agar tetap abadi.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *