Erdogan: Kami mampu mengatasi embargo, proyek pertahanan bahkan meningkat

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki mampu mengatasi embargo persenjataan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Turki telah membuat pencapaian signifikan dalam mengembangkan industri pertahanannya. Proyek pertahanan Turki bahkan meningkat tajam.

“Tahun 2002, kami menyelesaikan 62 proyek pertahanan. Hari ini, angka itu telah mencapai 700. Kami telah meningkatkan anggaran proyek-proyek pertahanan kami dari USD 5,5 miliar menjadi USD 60 miliar,” ujarnya seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan Sputnik (13/11/2020).

Ia menambahkan, tujuh perusahaan Turki telah masuk dalam daftar perusahaan pertahanan terbesar di dunia saat ini.

“Turki mampu mengatasi semua kesulitan yang ditimbulkan oleh pemasok asing melalui embargo mereka yang tersembunyi maupun terbuka,” kata Erdogan.

Ia mencontohkan, Turki telah berhasil membuat kamera untuk drone setelah Kanada memberlakukan embargo senjata kepada Ankara atas keterlibatan dalam konflik di Nagorno-Karabakh.

Bulan lalu, AS memperingatkan Turki bahwa akan ada “konsekuensi serius” untuk “hubungan keamanan” antara AS dan Turki jika Ankara terus melanjutkan aktivitas pengujian sistem pertahanan udara S-400 Triumf yang dibeli dari Rusia.

Pada 2019, Washington telah mengeluarkan Turki dari program F-35 Lightning II.

AS juga memperingatkan bahwa pengiriman S-400 Turki akan merusak interoperabilitas Turki dengan NATO, karena S-400 secara khusus dirancang untuk menembak jatuh pesawat seperti F-35.

Washington telah berulang kali mendesak Turki untuk membuang S-400 dan membeli sistem rudal Patriot AS sebagai gantinya.

Namun, Ankara dan Moskow sama-sama melanjutkan negosiasi dan bahkan telah melaksanakan pengiriman S-400 kumpulan kedua.

Negara itu telah menerima 36 unit tembakan S-400 dan lebih dari 192 rudal dan baru-baru ini menyatakan minat untuk membeli lebih banyak.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *