Nigeria telah menerima dua unit drone Wing Loong II dari China

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Nigeria telah menerima dua unit drone bersenjata (UCAV) Wing Loong II dari China. Drone jenis MALE (medium-altitude, long-endurance) ini dibuat oleh Chengdu Aircraft Industry Group (CAIG) berdasar rancangan dari Chengdu Aircraft Design Institute (CADI).

Wing Loong II memiliki panjang 11 m, rentang sayap 20,5 m, dan tinggi 4,1 m.

Drone dengan bobot terbang maksimal (MTOW) 4.200 kg ini dapat terbang dengan kecepatan maksimum 200 knot (370 km/jam). Lama terbang di udara bisa mencapai 31 jam. Sementara ketinggian terbang maksimum hingga 9.900 m (32.599 kaki).

Kedatangan dua unit Wing Loong II di Nigeria diumumkan oleh Direktur Hubungan Masyarakat dan Informasi Markas Besar Angkatan Udara Nigeria (NAF), Komodor Udara Ibikunle Daramola, melalui akun twiiter resmi pada 10 November 2020.

Diunggah juga foto yang menunjukkan salah satu Wing Loong II yang telah diterima dengan registrasi NAF 141.

“Nigeria telah bergabung dengan China dan Uni Emirat Arab sebagai pengoperasi kendaraan udara tempur tak berawak Wing Loong II. Dua Wing Loong II Angkatan Udara Nigeria, yang dapat mengudara selama 31 jam dalam mode intelijen, pengawasan dan pengintaian dan 26 jam dalam peran ofensif, akan menambah nilai yang signifikan pada operasi kontra pemberontakan dan anti-bandit,” ujar Daramola.

Roni Sontani

One Reply to “Nigeria telah menerima dua unit drone Wing Loong II dari China”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *