Turki tuntaskan pengiriman 172 kendaraan tempur pesanan Oman

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Industri pertahanan Turki, FNSS Defense Systems, telah menuntaskan pengiriman 172 unit kendaraan tempur (ranpur) pesanan Oman. Ranpur dimaksud adalah Pars III 8X8 dan Pars III 6X6 dalam tiga belas varian untuk Angkatan Darat Oman.

FNSS memenangkan tender pengadaan ranpur maupun rantis (kendaraan taktis) ini pada September 2015 lalu. Pengiriman kumpulan unit pertama dilaksanakan oleh FNSS pada Juli 2017.

Selain menjual unit kendaraannya, FNSS juga memberikan layanan purna jual dalam mendukung kebutuhan operasional kendaraan-kendaraan tersebut.

Sejumlah kendaraan tempur Pars yang diekspor Turki ke Oman, dilengkapi kubah senjata kendali jarak jauh (RCWS) dengan senjata kaliber 25 mm dan 30 mm.

Ada pula varian pengangkut pasukan, pengangkut mortir kaliber 120 mm, kendaraan pengintai dan pengawasan, kendaraan komando, ambulans, kendaraan penyelamatan, kendaraan perawatan, serta kendaraan pelindung kimia, biologi, radiologi, dan nuklir (CBRN).

Pars 8X8
FNSS

Seperti Airspace Review kutip dari Daily Sabah, FNSS berhasil membukukan penjualan yang besar dalam hal ekspor kendaraan militer. Tahun 2019 lalu, perusahaan ini membukukan 374 juta dolar AS yang sebagian besar berasal dari nilai ekspor.

Sementara di dalam negeri, produksi untuk kebutuhan Angkatan Bersenjata Turki (TSK) juga tidak berhenti.

Yang terbaru adalah pembuatan Pars 6X6 Mine-Resistant Vehicles. Sebanyak 12 unit kumpulan pertama akan diserahkan oleh FNSS kepada TSK tahun depan.

Secara keseluruhan, FNSS telah menyerahkan lebih dari 4.000 unit kendaraan tempur kepada para pelanggannya.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *