Pentagon, Lockheed Martin, dan Raytheon batal hadir di Singapore Airshow 2020

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pentagon alias Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US DoD) mengurangi jumlah delegasi yang akan menghadiri Singapore Airshow 2020. Sementara Lockheed Martin dan Raytheon positif membatalkan rencana kehadirannya dalam pameran kedirgantaraan yang akan digelar pada 11-16 Februari itu.

“Wakil Menteri Pertahanan Ellen Lord yang sedianya akan hadir dalam acara tersebut, dipastikan tidak akan datang karena keadaan khusus,” ujar Juru Bicara Departemen Pertahanan AS Letnan Kolonel Mike Andrews dikutip Reuters.

Lord, kata Andrews, adalah pemimpin delegasi DoD yang sedianya akan hadir di Singapura. Adapun keadaan khusus yang dimaksud adalah terkait penyebaran virus corona novel yang telah sampai ke Singapura.

BACA  AU Korea batalkan penampilan Black Eagles di Singapore Airshow 2020

Kementerain Kesehatan Singapura sendiri telah mengeluarkan pernyataan Kode Oranye bagi wabah virus corona di Negeri Singa.

Sementara Lockheed Martin, menjadi perusahaan pertahanan utama AS yang mengumumkan tidak akan menghadiri Singapore Airshow tahun ini.

“Mengikuti deklarasi peringatan kesehatan Code Orange dari Departemen Kesehatan Singapura pada 7 Februari, kami berkonsultasi dengan pemerintah AS dan tim medis kami dan akhirnya kami memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Singapore Airshow 2020,” kata Lockheed Martin dalam pernyataan resminya.

Keputusan tersebut, kata Lockheed, demi kepentingan terbaik bagi para karyawan sejalan dengan keputusan Departemen Pertahanan AS.

Demikian juga dengan Raytheon, menyatakan tidak akan hadir di Singapura karena telah terjadi krisis kesehatan tahun ini.

BACA  Puslitbang Transportasi Udara akan uji detektor air dan angin di 6 bandara
Raytheon
Reuters

Panitia penyelenggara Singapore Airshow 2020, Experia Events, sebelumnya telah mengumumkan 16 perusahaan dari luar negeri telah menarik diri dari rencana keikutsertaannya di Singapore Airshow 2020. Sepuluh di antaranya adalah perusahaan besar dari China.

Tim Aerobatik Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) Black Eagles juga telah membatalkan kehadirannya. Demikian juga dengan Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara The Jupiters dari Indonesia batal hadir.

Meski demikian, kata Experia Events dalam pemberitaan melalui surat elektronik, Singapore Airshow akan tetap dilaksanakan dengan aturan dan pengawasan yang ketat terkait kesehatan.

Panitia akan menyediakan alat deteksi suhu tubuh di gerbang masuk arena Changi Exhibition Center. Mereka yang dinyatakan tidak sehat, tidak akan diperkenankan masuk ke arena pameran.

BACA  Gagal dalam Seleksi Kadet AU Rusia, Gadis Ini Surati Menhan

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *