Setelah 10 bulan penugasan, USS Abraham Lincoln kembali ke rumahnya

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kapal induk nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS/US Nay) USS Abraham Lincoln (CVN 72) kembali ke rumahnya di Naval Air Station North Island, San Diego, California, AS setelah menjalani penugasan selama 10 bulan di wilayah operasi Armada ke-6 dan Armada ke-7 sejak 1 April 2019. Kapal induk beserta gugus tempurnya ini tiba pada 20 Januari.

Satuan kekuatan laut Abraham Lincoln Carrier Strike Group (ABECSG) dilengkapi dengan Wing Udara Kapal Induk (CVW) 7, Grup Serang Kapal Induk (CSG) 12, dan Skadron Perusak (DESRON) 2.

Penugasan selama 295 hari oleh Nimitz-class ini, merupakan misi terlama kapal induk selepas era Perang Dingin.

Dalam penugasan tersebut, kata AL AS dalam siaran beritanya, kapal induk CVN 72 ikut mendukung pelaksanaan Operasition Freedom’s Sentinel dan Operation Inherent Resolve.

Tercatat sebanyak 392 sorti penerbagan dengan 28.000 jam terbang dilaksanakan dalam penugasan ini.

CVN 72 juga melaksanakan latihan bersama dengan Gugus Tempur USS John C. Stennis (CVN 74), Kearsarge Amphibious Ready Group (ARG), dan dengan armada B-52H Stratofortress dari Angkatan Udara AS (USAF).

Selama 10 bulan, ABECSG melakukan pelayaran dengan menempuh jarak lebih dari 64.000 mil laut (118.528 km) termasuk melintasi Selat Gibraltar, Terusan Suez, Bab-el Mandeb, Selat Hormuz, Selat Malaka, dan Selat Surigao.

Di kawasan Laut China Selatan, ABECSG juga melaksanakan kampanye Indo Pasifk bebas dan terbuka. Gugus tempur ini melakukan peningkatan kemitraan dengan Thailand di kawasan regional.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *