Fokker 100 Bek Air jatuh di Kazakhstan, 100 orang berada di dalam pesawat

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebuah pesawat Fokker 100 milik Bek Air (IATA: Z9, ICAO: BEK) yang membawa 100 orang di dalamnya jatuh di Kazakhstan, Jumat.

Pesawat yang membawa 95 penumpang (termasuk delapan anak-anak) dan lima kru itu terbang dari Almaty menuju ke ibu kota Kazahstan, Nur-Sultan.

Pesawat jatuh tak lama setelah lepas landas dan kemudian menabrak sebuah bangunan. Sebanyak 12 orang ditemukan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya selamat.

BBC melaporkan, mereka yang masih hidup berupaya keluar dari reruntukan pesawat dan kemudian berjalan dalam kegelapan di tengah cuaca bersalju.

Selanjutnya mereka dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Penyebab kecelakaan belum bisa diduga. Seorang reporter Reuters melaporkan, kondisi di tempat kejadian sangat pekat oleh salju.

Istimewa

Pihak bandara menyatakan, pesawat kehilangan ketinggian pada pukul 07.22 waktu setempat (01.22 GMT) sebelum menabrak beton pembatas dan berhenti di dua gudang. Tidak ada kebakaran dalam musibah tersebut.

Sementara itu, Flightradar24 menginformasikan di lamannya, pesawat Fokker 100 Bek Air nomor penerbangan Z9 2100 terbang pada pukul 01:21 GMT. Sinyal terakhir pesawat tersebut diterima oleh radar pada menit yang sama saat terjadi kecelakaan.

Flightradar

Pesawat dengan registrasi UP-F1007 itu telah dioperasikan selama 23 tahun. Pesawat terbang perdana tahun 1996 dan digunakan pertama kali oleh Formosa Airlines.

Fokker 100 UP-F1007 nomor penerbangan Z9 2100 jatuh 19 detik setelah mengudara dari ketinggian 2.200 kaki.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *