Satu Lagi Boeing 747-400 Segera Ucapkan Perpisahan dengan Langit

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Satu lagi pesawat jumbojet Boeing 747-400 akan segera mengakhiri masa baktinya di maskapai negara Australia, Qantas (IATA: QF, ICAO: QFA). Dijadwalkan, si ‘Queen of the Skies’ dengan registrasi VH-OEF ini akan melakukan penerbangan penutup pada 9 Februari 2020.

VH-OEF akan terbang untuk terakhir kalinya dengan rute penerbangan dari Sydney (SYD) menuju Los Angeles (LAX).

Boeing 747-400 untuk pertama kalinya melayani penerbangan komersial reguler pada Februari 1989 oleh maskapai Nortwest Airlines dengan rute Minneapolis ke Phoenix.

Seri -400 merupakan salah satu pengembangan dari Boeing 747 versi awal (747-100) yang terbang perdana pada 7 Februari 1969 atau setengah abad yang lalu.

VH-OEF-747-400
Pinterest

Maskapai dunia saat ini ramai-ramai memensiunkan armada 747-400 dan menggantinya dengan pesawat badan lebar mesin ganda yang lebih efisien seperti Boeing 787 Dreamliner atau Airbus A350 XWB.

Pada 3 November lau, maskapai negara Israel, El Al Israel Airlines (IATA: LY, ICAO: ELY), juga melaksanakan penerbangan terakhir Boeing 747-400 dari Roma menuju Tel Aviv.

4X-ELC_Boeing_747-400_El_Al
Mark Harkin

Penerbangan 747-400 registrasi 4X-ELC tersebut bahkan dilaksanakan secara spesial di mana pesawat terbang membentuk gambar pesawat 747 saat dalam penerbangan di atas Laut Mediterania.

Lukisan di langit pada ketinggian 10.000 kaki itu dibuat selama 1 jam 45 menit. Hasilnya dapat dilihat dalam gambar yang disajikan flightradar24.

El Al mengakhiri penggunaan armada Boeing 747 setelah 48 tahun mengoperasikan sang jumbojet dari Everett.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *