Ketua STPI Tutup Diklat Safety Management for Practitioner – ICAO TRAINAIR PLUS

AIRSPACE-REVIEW.com – Ketua Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Capt. Novyanto Widadi, S.AP, M.M menutup pendidikan dan pelatihan Safety Management for Practitioner (SMxP) di The Anvaya Beach Resort Bali Hotel, Bali, Jumat (13/9/2019).

Kegiatan yang diikuti 21 peserta dari berbagai instansi ini diselenggarakan oleh STPI Curug dan ICAO TRAINAIR PLUS sejak 9 September lalu.

Untuk diketahui, ICAO TRAINAIR PLUS merupakan jaringan pelatihan kerja sama global dari organisasi pelatihan penerbangan sipil dan mitra industri yang bekerja sama untuk mengembangkan dan memberikan kursus pelatihan berbasis kompetensi (ICAO, 2014).

Dalam sambutan penutupan kegiatan yang dihadiri Mr. Punya Raj Shakya selaku ICAO expert, Ketua STPI menyatakan bahwa STPI Curug sebagai lembaga pendidikan tertua dan terbesar di Indonesia dituntut untuk terus berjuang dalam mendidik dan melatih personel penerbangan.

STPI-ICAO-Trainai
STPI

Tidak hanya bersifat lokal, para personel penerbangan yang diluluskan ini nantinya dapat memainkan peran dalam industri penerbangan global.

“Sejalan dengan hal tersebut, STPI bertekad menjadi anggota ICAO TRAINAIR PLUS . Sehingga, dapat melaksanakan pelatihan menggunakan paket pelatihan standar yang tersedia untuk anggota ICAO TRAINAIR PLUS,” ujarnya

Dengan demikian diaharapkan, pelaksanaan pelatihan dan kualitas lulusan yang dihasilkan STPI dapat memenuhi standar internasional.

STPI-ICAO Trainair Plus
STPI

Diklat SMxP merupakan pelatihan pertama yang diselenggarakan oleh STPI Curug menggunakan Paket Pelatihan Standar dari ICAO TRAINAIR PLUS . Pelatihan telah berjalan dengan lancar dan berhasil meluluskan semua 21 peserta dengan prestasi yang baik dan memuaskan.

“Namun demikian, STPI harus terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan layanan kepada peserta sehingga dalam pelatihan di masa depan dapat lebih menangkap pasar internasional,” lanjut Ketua STPI.

Di akhir sambutan, Ketua STPI menyampaikan penghargaannya kepada para pemangku kepentingan (stakeholders) yang telah mempercayakan karyawan mereka mengikuti pelatihan Manajemen Keselamatan untuk para Praktisi.

Para peserta berasal dari Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP), DKU-PPU, SKK Migas, PT Dirgantara Indonesia, Otoritas Bandara Wilayah IV Bali, Airnav Indonesia, dan STPI Curug.

Semoga para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini, ujarnya, dapat memberikan kontribusi nyata dalam manajemen keselamatan di lembaga masing-masing.

STPI-ICAO Trainair Plus
STPI

“Saya memiliki harapan yang tinggi bahwa di masa depan, Indonesia sebagai anggota ICAO TRAINAIR PLUS akan dapat menyelenggarakan lebih banyak pelatihan berstandar internasional di Indonesia sehingga semakin banyak putra-putri Indonesia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan perilaku berstandar internasional,” pungkas Capt. Novyanto.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *