Pengembangan Heli Serang Supercepat Kamov Terus Berlanjut

AIRSPACE-REVIEW.com – Di pengujung Oktober 2018, desain rancang bangun helikopter serang masa depan Rusia bocor ke media. Gambar penampakan heli berkecepatan tinggi yang dirancang Biro Desain Kamov itu pun viral menyebar luas di jagadt maya.

Heli yang belum diketahui nama proyeknya ini terlihat mengusung teknologi rotor tumpuk berputar lawan arah (co-axial rotor) yang menjadi ciri khas Kamov.

Heli berawak dua orang ini juga dibekali sepasang sepasang mesin jet pendorong. Desainnya bak gabungan antara heli serang dengan jet tempur.

Terlihat heli mengadopsi sayap delta yang cukup besar untuk menempatkan sistem senjata plus sayap canard di depan. Tersedia juga ruang senjata tersebunyi di dalam perutnya.

Berbeda dari rancangan heli Ka-50/52 yang berdesain kaku, heli serang masa depan ini terlihat mengadopsi desain teknologi siluman (stealth) serta menerapkan sistem penekan panas inframerah (IR).

russiadefence.net

Dikutip dari laman Defence-Blog.Com heli serang ini diperkirakan mampu melesat hingga mencapai 700 km/jam. Tentunya ini merupakan kecepetan yang luar biasa tinggi untuk sebuah helikopter. Bandingkan dengan heli serang Kamov Ka-50/52 yang hanya berkecepatan maksimum 315 km/jam saja.

Selain kecepatan yang menjadi unggulannya, Kamov juga menawarkan jangkauan yang lebih baik serta penggunaan bahan bakar yang lebih efisien untuk helikopter barunya ini.

Progres pengembangan heli ini masih terus berlanjut. Saat ini telah menyelesaikan uji terowongan angin yang dilaksanakan oleh institut riset NE. Zhukovsky atau lebih terkenal sebagai TsAGI.

russiadefence.net

Proyek  pengembangan helikopter masa depan berkecepatan tinggi Rusia dipimpin oleh Sergei Mikheyev yang saat ini menjabat sebagai Perancang Umum di Biro Desain Kamov.

Berkisah mengenai heli serang supercepat, Amerika Serikat yang menjadi rival tanding Rusia juga pernah menggagas heli serupa pada akhir 1970-an.

X-Wing/Sikorsky

Perusahaan Sikorsky kala itu menawarkan konsep helikopter X-Wing, dimana rotor utama heli berbentuk huruf X yang bisa dikunci menjadi sayap tetap saat terbang jelajah.

Penulis: Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *