Mitsubishi Regional Jet Jalani Uji Terbang di AS

ANGKASAREVIEW.COM – Pesawat Mitsubishi Regional Jet (MRJ) yang dikembangkan oleh Mitsubishi Aircraft memulai serangkaian uji terbang yang sukses di AS. Proses uji terbang ini sempat tertunda beberapa bulan dari jadwal sebelumnya.

Rangkaian uji operasional di AS ini harus dijalani untuk memenangkan sertifikasi keselamatan penerbangan sipil AS. Ini adalah pesawat buatan dalam negeri pertama di Jepang dalam setengah abad terakhir.

Alex Bellamy, kepala  pengembangan dan manajemen program MRJ menyatakan keyakinannya akan masa depan MRJ.

Baca juga:
F-15C USAF Jatuh di Laut Jepang
Honda Rilis HondaJet Elite untuk Kaum Jetset

“Kami telah mengubah cara kami beroperasi sebagai sistem manajemen. Kami telah membawa keahlian baru untuk meningkatkan tim kami. Targetnya, pengiriman MRJ untuk ANA (All Nippon Airways), pelanggan pertama, bisa dilakukan tahun 2020,” ujarnya

Jet bermesin ganda itu menyelesaikan serangkaian tes terbang memutar dan berbelok secara curam. Tes terbang juga mencakup pengujian terhadap perubahan kecepatan dan ketinggian yang cepat.

Pengujian ini berlangsung di Negara Bagian Washington. Pabrikan mengatakan 4 MRJ yang digunakan dalam tes telah menyelesaikan lebih dari setengah jam yang diperlukan untuk sertifikasi.

“Mungkin ada beberapa gangguan kecil tapi yang paling penting adalah tetap menerbangkan jet dengan terus memperbaikinya. Dengan kurang dari 2 tahun untuk mengirimkan pesawat, kami akan melanjutkan penerbangan,” ujar Hitoshi Iwasa dari Mitsubishi Aircraft.

Mitsubishi mengatakan telah memenangkan lebih dari 400 pesanan di Jepang, AS, dan beberapa negara lain.

Mitsubishi Regional Jet didesain berkapasitas 70-90 penumpang untuk penerbangan regional. Pengembangannya sempat tertundakarena perubahan desain dan alasan lainnya. Pihak pabrikan tercatat telah menunda tanggal pengiriman sebanyak 5 kali. Pengiriman pertama diperkirakan akan digelar pada pertengahan 2020.

(IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *