AS akan menarik seluruh armada F-15E Strike Eagle yang ditempatkan di RAF Lakenheath Inggris
USAF AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara AS (USAF) akan menarik seluruh armada jet tempur F-15E Strike Eagle yang ditempatkan di pangkalan udara RAF Lakenheath di Inggris. Selama ini F-15E ditempatkan USAF secara permanen di RAF Lakenheath sebagai armada tempur utama untuk melaksanakan berbagai misi penting di luar AS.
Kepala Staf USAF Jenderal David Allvin mengatakan hal itu kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat baru-baru ini. Di Lakenheath terdapat dua skadron F-15E.
Selanjutnya, peran F-15E di RAF Lakenheath akan digantikan oleh jet tempur generasi kelima F-35 Lightning II yang sejauh telah ditempatkan di sana.
Meski demikian, Allvin belum menentukan secara pasti kapan penarikan armada Strike Eagle itu akan dilakukan.
Dijelaskan juga bahwa armada F-15E yang ditempatkan di Lakenheath dilengkapi mesin turbofan F100-PW-229 yang jauh lebih kuat. Hal ini berbeda dengan armada F-15E yang ada di Seymour Johnson AFB di AS yang menggunakan mesin Pratt & Whitney F100-PW-220 yang lebih tua.
Dari 218 F-15E dalam inventaris USAF, 119 di antaranya ditenagai oleh mesin turbofan Dash 220 yang masing-masing menghasilkan daya dorong sekitar 23.500 pon.
Sebanyak 99 lainnya menggunakan F100-PW-229, yang masing-masing memiliki daya dorong 29.000 pon.
Allvin juga menyampaikan bahwa Pangkalan Angkatan Udara Seymour Johnson akan menjadi markas bagi komunitas F-15E dan F-15EX Eagle II.
Saat ini, Lakenheath menjadi basis bagi Skadron Tempur ke-492 dan ke-494 USAF. Setiap skadron berkekuatan 26 pesawat.
Di bawah Wing Tempur ke-48, skadron F-15E beroperasi bersama Skuadron Tempur ke-493 dan ke-495 yang menerbangkan F-35A. (RNS)

