Jika pemerintah Jerman mengizinkan, Rheinmetall akan produksi KF51 Panther untuk Ukraina

KF-51 PantherRheinmetall

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rheinmetall siap untuk memproduksi dan mengirimkan tank tempur utama (MBT) terbarunya KF51 Panther kepada Ukraina.

Hal ini menanggapi keinginan Ukraina untuk memiliki tank tempur utama baru yang canggih itu.

“Kami berbicara dengan Kyiv tentang mengekspor KF51 Panther,” kata CEO Armin Papperger kepada surat kabar Jerman Handelsblatt pada 10 Februari lalu.

Ukraina juga telah menyatakan minatnya pada kendaraan tempur infanteri (IFV) KF41 Lynx.

Jika penjualan mendapatkan persetujuan dari pemerintah federal Jerman, Ukraina akan menjadi pelanggan pertama untuk tank tempur utama yang baru diluncurkan di pameran pertahanan Eurosatory di Paris pada Juni 2022 tersebut.

Meskipun sampai saat ini hanya ada prototipe demonstrator KF51 Panther, CEO Rheinmetall Armin Papperger menjanjikan pengiriman dalam kurun waktu 15 hingga 18 bulan untuk tank versi produksinya.

Jika pengiriman ini terealisasi, maka kehadiran KF51 di palagan Ukraina menjadi lawan yang setimpal untuk tank tempur utama terbaru Rusia T-14 Armata.

KF51 mengusung kanon FGS (Sistem Senjata Masa Depan) Rheinmetall smoothbore 130 mm sebagai persenjataan utamanya. Kalibernya jauh lebih besar dibandingkan milik T-14 Armata Rusia yang hanya 125 mm.

KF51 menerapkan sistem pengisian munisi otomatis dengan 20 peluru siap tembak.

FGS dapat menembakkan peluru energi kinetik (KE) serta amunisi airburst yang dapat diprogram dan peluru latihan yang sesuai.

Senjata sekunder KF-51 berupa senapan mesin koaksial 12,7 mm dan stasiun senjata kendali jarak jauh (RCWS) Rheinmetall Natter dengan senapan mesin 7,62 mm.

-RBS-

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *