Ukraina gunakan drone intai RQ-20 sumbangan dari Amerika Serikat
Istimewa AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Darat Ukraina telah menerima dan mengoperasikan drone pengintai yang diluncurkan dengan tangan, yaitu jenis RQ-20 Puma sumbangan dari Amerika Serikat.
Hal ini dlaporkan oleh armyinform.com.ua di mana pasukan Ukraina menggunakan RQ-20 di medan perang di wilayah Zaporizhzhia.
Diketahui, pada 1 April 2022 Amerika Serikat mengumumkan paket bantuan militer senilai
300 juta USD ke Ukraina, drone RQ-20 termasuk di dalamnya.
Mengenai performanya, RQ-20 memiliki jangkauan operasi sekitar 19 km atau durasi 3 jam penerbangan, dengan kecepatan terbang maksimum 83 km/jam.
Dimensinya yang kompak yakni panjang 1,4 m, rentang sayap 2,8 m dan berat 5,8 kg ditambah pengoperasian yang mudah merupakan hal positif bagi unit infanteri di lapangan.
RQ-20 dapat memindai area 360 derajat menggunakan kamera ringan, elektro-optik, dan inframerah yang terletak di bagian bawah badan drone.
RQ-20 ini dikembangkan oleh perusahaan AeroVironment, menjalani penerbangan perdananya tahun 2007 dan berdinas satu tahun kemudian untuk AD, Marinir, dan AU Amerika Serikat.
Hingga saat ini lebih dari 1.000 unit RQ-20 telah diproduksi dan digunakan di 20 negara dunia termasuk Amerika Serikat sendiri.
-RBS-

