Kanada Terima Pesawat Latih PC-21 Pertamanya untuk Program Pelatihan Pilot 25 Tahun
Pilatus AircraftAIRSPACE REVIEW – Kanada menerima pesawat latih canggih PC-21 pertamanya, siap mencetak pilot selama 25 tahun
Sebanyak dua pesawat latih canggih CT-157 Siskin II (Pilatus PC-21) pertama untuk Angkatan Udara Kerajaan Kanada (RCAF) telah diterbangkan dari fasilitas Pilatus Aircraft di Stans, Swiss, menuju Kanada pada 14 September 2026.
Pesawat ini dibeli melalui konsorsium SkyAlyne dan KF Aerospace untuk mendukung program Future Aircrew Training (FAcT) dan akan beroperasi selama 25 tahun.
Total 19 pesawat CT-157 diakusisi, guna menggantikan peran armada latih jet tua seperti CT-114 Tutor.
Kedua pesawat CT-157 tersebut akan dipamerkan kepada publik pada AERO Gatineau-Ottawa sebelum memulai penerimaan operasional formal.
Unit-unit awal ini akan mendukung pengembangan silabus, konversi instruktur, dan pengujian di 15 Wing Moose Jaw untuk membangun jalur pelatihan pilot tempur yang modern.
Kokpit Canggih
PC-21 merupakan keluarga pesawat latih bermesin turboprop tercanggih yang dikembangkan Pilatus Aircraft, selain PC-7 dan PC-9 yang juga masih diproduksi.
Pesawat dilengkapi mesin turboprop Pratt & Whitney Canada (PWC) PT6A-68B berdaya 1.600 hp yang mampu mencapai kecepatan maksimum 685 km/jam dan menahan beban manuver dari +8 hingga -4 g.
Siswa dan instruktur duduk kokpit tandem bertingkat, masing-masing dilengkapi dengan tiga layar multifungsi 152 x 203 mm, HUD, HOTAS, dan panel kontrol di bagian depan.
Komputer misi CMC Electronics FV-4000 menggunakan dua prosesor PowerPC G4 500-MHz dengan masing-masing 512 MB dan memisahkan perangkat lunak penting penerbangan dari fungsi pelatihan misi.
Peralatan lainnya termasuk sistem tekanan kabin, OBOGS, peralatan anti-G, dan kursi lontar Martin-Baker Mk 16L/CH16C zero-zero. (RBS)
