Fokus pada transisi jet F-16, Angkatan Udara Argentina akhiri operasional armada A-4AR
Chris Lofting/Wikimedia AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Argentina (FAA) secara resmi mengonfirmasi penarikan tugas permanen (desprogramación) armada jet tempur McDonnell Douglas A-4AR Fightinghawk.
Keputusan ini mengakhiri masa pengabdian selama hampir tiga dekade yang telah menjadi pilar pertahanan udara negara tersebut.
Pengumuman bersejarah tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Staf Umum Angkatan Udara Argentina, Brigadir Jenderal Gustavo Javier Valverde, dalam kunjungannya ke Brigade Udara ke-5 di Pangkalan Udara Villa Reynolds, Provinsi San Luis, pada Kamis (14/5/2026).
Valverde menjelaskan keputusan pensiun ini diambil setelah analisis mendalam mengenai efisiensi operasional dan keberlanjutan ekonomi.
Faktor-faktor yang mendorong keputusan tersebut, lanjutnya, terkait biaya pemeliharaan yang tinggi mengingat usia pesawat yang semakin tua. Demikian juga biaya dukungan teknis dan logistik tidak lagi sebanding dengan anggaran modernisasi institusi.
Keterbatasan suku cadang dalam beberapa tahun terakhir, juga memengaruhi kesiapan operasional armada.
Selain itu, transisi ke jet F-16 membutuhkan seluruh sumber daya manusia dan finansial untuk lebih fokus pada operasional jet tempur F-16AM/BM Fighting Falcon hasil akuisisi dari Denmark.
A-4AR Fightinghawk mulai memperkuat Argentina pada tahun 1997 melalui program modernisasi pesawat A-4M Skyhawk milik Korps Marinir AS oleh Lockheed Martin.
Meski desain dasarnya berasal dari tahun 1950-an, versi Fightinghawk dilengkapi dengan radar canggih AN/APG-66(V)2 (serupa dengan milik F-16 awal) dan sistem avionik modern pada masanya.
Selama hampir 30 tahun, pesawat ini menjadi satu-satunya kemampuan intersepsi udara Argentina setelah pensiunnya armada Mirage III dan Mirage 5 pada tahun 2015.
Penarikan A-4AR juga menandai berakhirnya sejarah panjang keluarga Skyhawk di Argentina yang dimulai sejak tahun 1966, termasuk peran heroik mereka dalam Perang Malvinas tahun 1982.
Dengan pensiunnya A-4AR, fokus utama FAA kini beralih sepenuhnya pada persiapan pengoperasian 24 unit F-16 yang dijadwalkan masuk layanan secara bertahap hingga tahun 2028.
Saat ini, infrastruktur militer di Córdoba sedang dimodernisasi secara besar-besaran, mencakup renovasi hanggar dan pembangunan pusat pelatihan simulasi untuk mendukung pesawat generasi keempat tersebut. (RF)

