Lima tahun jalani modernisasi, Tu-160 “Pyotr Deynekin” siap emban misi tempur
Fighterbomber AIRSPACE REVIEW – Beredar foto pesawat pembom Tu-160 dengan nomor seri 8-04, yang dijuluki “Pyotr Deynekin” (nama panglima tertinggi pertama Angkatan Udara Rusia) sedang menjalani uji coba penerbangannya.
Foto tersebut diungkapkan pertama kali oleh saluran Telegram Fighterbomber pada awal Mei 2026, sekaligus mengonfirmasi selesainya peningkatan (upgrade) ke standar Tu-160M.
Proses modernisasi pesawat dikerjakan oleh pabrik Asosiasi Produksi Pesawat Kazan, yang dilaporkan membutuhkan waktu sekitar lima tahun.
Peningkatan ke versi Tu-160M mencakup avionik dan sistem komunikasi baru, lalu rangkaian peperangan elektronik (EW), serta peningkatan mesin yang lebih kuat dan efisien.
Selain itu pesawat mendapatkan sistem senjata yang disempurnakan. Tu-160M dapat meluncurkan 12 rudal jelajah canggih Kh-101 atau Kh-555 yang disimpan dalam dua peluncur putar internalnya. Hal ini memberikannya kemampuan serangan konvensional dan nuklir pada jarak jauh.
Angkatan Udara Rusia diperkirakan memiliki sekitar 18 pesawat peninggalan era Uni Soviet yang dijuluki NATO sebagai Blackjack ini.
“Pyotr Deynekin” merupakan pesawat keenam dari Tu-160 lama yang ditingkatkan menjadi Tu-160M, ditambah lagi tiga unit versi produksi baru Tu-160M2.
Selain Tu-22M3 dan Tu-95MS, Tu-160M tetap menjadi pembom strategis andalan Rusia untuk meluncurkan rudal jelajah jarak jauh dalam perang melawan Ukraina.
Hingga saat ini Tu-160 masih menyandang sebagai pembom strategis aktif terbesar di dunia.
Pesawat yang mengadopsi sayap geometri variabel ini dianggap sebagai pesaing langsung pembom Boeing B-1B Lancer Amerika Serikat. (RBS)

