150 jet nirawak CCA akan melengkapi operasi tempur F-35A dan F-47 USAF sebelum 2031

Tiga kandidat CCA untuk USAFIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara AS (USAF) berencana mengakusisi 150 Pesawat Tempur Kolaboratif (Collaborative Combat Aircraft/CCA) sebelum tahun 2031. Pesawat akan digunakan sebagai pendamping (Loyal Wingman) bagi jet tempur siluman Lockheed martin F-35A dan juga F-47 yang tengah dikembangkan Boeing.

Informasi tersebut terungkap saat presentasi permintaan anggaran USAF FY2027 kepada Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat AS pada 29 April 2026.

Pengadaan 150 CCA ini mencakup pesawat produksi tingkat rendah Increment 1, armada eksperimen operasional, inventaris pelatihan, dan skuadron operasional awal.

Rencananya USAF sendiri akan mengadopsi 1.000 unit CCA. Target ini didasarkan pada asumsi pengerahan dua CCA untuk setiap 300 F-35A dan dua CCA untuk setiap 200 pesawat Next-Generation Air Dominance (NGAD).

Bagi USAF, kehadiran CCA ini sebagai metode baru untuk meningkatkan kapasitas kekuatan taktis, bukan sebagai pengganti pesawat tempur berawak yang ada.

Jet tempur seperti F-35A membawa muatan rudal internal terbatas dalam konfigurasi siluman, sementara skenario perang Indo-Pasifik melibatkan jarak pertempuran yang jauh.

Oleh karena itu, CCA dimaksudkan untuk berfungsi sebagai pengganda persenjataan, aset ISR (Intelligence, Surveillance, Reconnaissance) dan peperangan elektronik (EW) hingga sebagai “umpan” yang mendukung formasi F-15EX, F-22, F-35A dan F-47 di masa mendatang.

CCA akan beroperasi menggunakan perangkat lunak otonomi berbasis kecerdasaan buatan (AI), yang memungkinkan melakukan manuver dan keputusan taktis semi otonom, bukan sekadar dikendalikan dari jarak jauh oleh jet berawak.

Saat ini telah terpilih tiga finalis program CCA. Ketiganya adalah YFQ-42A Dark Merlin dari General Atomics, YFQ-44A Fury dari Anduril, dan YFQ-48A Talon Blue dari Northrop Grumman.

Dari ketiganya, prototipe YFQ-42A telah berhasil melaksanakan terbang perdana pada 27 Agustus 2025 dan disusul oleh YFQ-44A pada 31 Oktober 2025.

Sementara YFQ-48A akan menguji terbang perdana pada musim panas 2026 ini.

Di luar program CCA, USAF juga memiliki program lainnya yakni Low Cost Attritable Strike Demonstrator (LCASD), bekerja sama dengan Kratos Defense & Security Solutions membangun Loyal Wingman berbiaya operasional murah XQ-58 Valkyrie. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *