GAS8 Yitian II, sistem SHORAD bergerak dari NORINCO yang diluncurkan di Turkiye
Via X AIRSPACE REVIEW – Di pameran pertahanan internasional SAHA 2026 di Istanbul, Turkiye, perusahaan China, NORINCO, memperkenalkan sistem pertahanan udara jarak pendek baru GAS8 Yitian II.
Sistem SHORAD bergerak ini dikembangkan sebagai penangkal drone, helikopter, dan wahana udara lainnya yang terbang rendah.
Dipasang pada kendaraan lapis baja 8X8, Yitian II mengintegrasikan radar pencarian, radar pengendali tembakan, dan delapan rudal siap luncur ke dalam satu platform.
Hal ini memungkinkan deteksi dan penyerangan cepat tanpa dukungan eksternal, menjadikannya sistem pertahanan udara jarak pendek otonom, yang dapat mengimbangi pergerakan cepat pasukan darat.
Yitian II dilengkapi dengan radar AESA 3D untuk pencarian dan radar kontrol tembakan (fire-control radar) canggih untuk melacak target secara presisi.
Diklaim memiliki waktu reaksi kurang dari 7 detik, menjadikannya sangat efektif melawan ancaman udara yang bergerak cepat.
Yitian ll juga dilengkapi dengan saluran optik-elektronik infra-merah (EO/IR) jarak jauh (hingga 10 km) untuk operasional pasif tanpa memancarkan sinyal radar.
Radar pada kendaraan peluncur mampu mendeteksi sasaran hingga jarak 18 km, sementara radar pada kendaraan komando dapat mendeteksi hingga 50 km.
Senjata utama Yatian ll adalah delapan rudal permukaan ke udara TY-90, yang dapat menjangkau target hingga jarak 6.000 m dan ketinggian pada 4.000 m, meluncur dengan kecepatan 2 Mach.
Sebagai kendaraan pengusung sistem Yitian ll kemungkinan besar dikembangkan berdasarkan platform VN-1 8X8 yang diawaki tiga orang (komandan, pengemudi, operator senjata). (RBS)

