Terinspirasi Shahed-136, perusahaan India membangun Divyastra Mk-2: Drone kamikaze berjangkauan 2.000 km
Via X AIRSPACE REVIEW – Perusahaan asal India, HoverIT, berhasil menguji coba peluncuran drone serang jarak jauh Divyastra Mk-2, yang pengembangannya terinspirasi dari Shahed-136 Iran.
Penerbangan pertama drone ini dilakukan dengan dilepaskan ke udara oleh jip yang membawanya dan melaju dalam kecepatan tinggi. Sedangkan pengujian selanjutnya akan dilakukan dengan menggunakan bantuan roket.
Divyastra Mk-2 diklaim memiliki jangkauan hingga 2.000 km dan membawa muatan 50 hingga 100 kg tergantung misinya.
Untuk kinerjanya, Divyastra Mk-2 terbang dengan kecepatan jelajah 180 km/jam dan mampu bertahan di udara selama 8-12 jam.
Ketika mencapai targetnya, drone berakselerasi hingga kecepatan serangan akhir mencapai 300 km/jam dan menukik tajam.
Drone bersayap delta dengan rentang 3,2 m ini dibekali mesin turbofan mini berdaya dorong 1,000–2,000 kN.
Divyastra Mk-2 dilengkapi kecerdasan buatan (AI) dengan kemampuan untuk mengoordinasikan beberapa drone menuju target secara bersama.
Drone dibekali dengan tautan kendali otonom terenkripsi dan koneksi data yang tangguh, dirancang untuk tetap berfungsi di lingkungan tanpa sinyal GPS.
Kemampuan peluncuran yang dipasang pada kendaraan yang baru saja didemonstrasikan oleh HoverIT menjadi salah keunggulan operasionalnya.
Dengan peluncuran berbasis kendaraan berarti Divyastra Mk-2 dapat dikerahkan dari hampir semua lokasi yang dapat diakses oleh kendaraan pengusungnya, baik dari jalan raya atau lapangan yang tersedia.
Sementara, lepas landas dengan bantuan roket, menjadi langkah penting berikutnya, yang menghilangkan kebutuhan akan landasan pacu sama sekali, memungkinkan drone untuk lepas landas secara vertikal dengan cepat. (RBS)

