Saab perkirakan kesepakatan pengadaan 150 jet tempur Gripen untuk Ukraina akan segera tercapai

Gripen ESaab

AIRSPACE REVIEW – CEO Saab, Micael Johansson, memberikan pernyataan optimis terkait potensi penguatan armada udara Ukraina.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Johansson memperkirakan akan adanya kesepakatan bersejarah dalam beberapa bulan mendatang yang memungkinkan pengiriman jet tempur Saab Gripen ke Ukraina.

Menurut Johansson, jumlah pesawat untuk pengadaan ini sangat signifikan, yakni mencapai 150 unit.

Jika terealisasi, ini akan menjadi salah satu dukungan militer udara terbesar bagi Ukraina sejak penyerbuan Rusia dimulai awal tahun 2022 lalu.

Meskipun keputusan akhir berada di tangan pemerintah Swedia dan negara-negara sekutu, Johansson mengindikasikan bahwa diskusi di balik layar semakin intensif.

Sebelumnya, pemerintah Swedia sempat menahan pengiriman Gripen karena fokus pada integrasi Swedia ke dalam NATO. Namun, setelah resmi menjadi anggota NATO, hambatan tersebut kini mulai terkikis.

Ukraina telah lama menyatakan minatnya pada jet Gripen. Pesawat tempur buatan Swedia ini dinilai sangat cocok untuk medan perang di Ukraina karena beberapa keunggulan spesifik.

Gripen dirancang untuk lepas landas dan mendarat di jalan raya. Pesawat ini dapat dirawat oleh kru teknisi dengan peralatan minimal, ideal untuk kondisi perang yang dinamis.

Dibandingkan dengan jet tempur Barat lainnya, biaya operasional Gripen diklaim jauh lebih efisien namun tetap memiliki sistem elektronik dan persenjataan yang canggih.

    Rencana pengiriman ini diperkirakan tidak hanya melibatkan Swedia, tetapi juga dukungan dari koalisi internasional untuk pendanaan dan pelatihan pilot.

    Saat ini, pilot-pilot Ukraina dilaporkan sudah menjalani pelatihan dasar dan pengenalan sistem Gripen sebagai langkah persiapan.

    Jika kesepakatan ini terwujud, kehadiran hingga 150 unit Gripen akan mengubah peta kekuatan udara di Eropa Timur secara signifikan. (ON)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *