Kolaborasi Kyiv-London: 8.000 drone Octopus-100 siap cegat serangan drone Geran-2 Rusia di Ukraina

Inggris bantu Ukraina hadirkan 8000 drone pencegat Octopus-100Via X

AIRSPACE REVIEW – Pasukan Pertahanan Ukraina bersiap memperkuat lini pertahanan udaranya dengan rencana penerimaan 8.000 unit drone pencegat Octopus-100.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah Ukraina untuk menciptakan sistem pertahanan udara yang efisien dan berbiaya rendah guna.

Seperti diketahui, Ukraina membutuhkan ribuan drone pencegat yang mumpuni untuk menghalau serangan drone-drone Rusia, khususnya drone kamikaze Geran-2 (Shahed-136 Iran).

Proyek Octopus-100 menonjol karena kemajuan teknologi serta spesifikasi performanya yang impresif.

Drone ini mampu melesat hingga kecepatan maksimum lebih dari 300 km/jam, memungkinkannya dengan mudah untuk mengejar drone lawan yang terbang lambat.

Dengan radius operasional mencapai 30 km dan kemampuan terbang hingga ketinggian 4.500 meter, Octopus-100 dapat menyisir area luas untuk mencegat ancaman sebelum mendekati target utama.

Keunggulan utamanya terletak pada integrasi sistem pemandu otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI) serta hulu ledak seberat 1,2 kg.

Kapabilitas ini memungkinkan drone untuk mengidentifikasi, mengunci, dan menghancurkan target secara mandiri di fase akhir serangan, bahkan jika terjadi gangguan sinyal komunikasi (jamming) dari perangkat peperangan elektronik lawan.

Meskipun dioptimalkan untuk misi interupsi cepat dengan durasi terbang sekitar 15 menit, Octopus-100 menawarkan tingkat akurasi penyergapan yang sangat tinggi tanpa perlu kendali manual yang rumit.

Penggunaan teknologi interseptor ini diharapkan menjadi solusi “satu banding satu” yang jauh lebih ekonomis dibandingkan penggunaan rudal pertahanan udara konvensional yang mahal dan langka.

Dengan demikian, Ukraina dapat memberikan perlindungan udara 24 jam yang lebih rapat di titik-titik krusial secara lebih berkelanjutan.

Produksi massal ini merupakan buah dari kolaborasi pertahanan yang erat antara Kyiv dan London. Proyek ini melibatkan sinergi antara 29 perusahaan Ukraina, termasuk manufaktur terkemuka seperti TAF Industries, dengan dukungan penuh dari pemerintah Inggris dalam hal pendanaan dan pertukaran teknologi militer.

Inggris dilaporkan akan membantu mempercepat ketersediaan unit dengan target produksi mencapai 2.000 unit per bulan.

Sinergi ini sekaligus membuktikan bahwa inovasi lokal Ukraina yang dipadukan dengan standar industri Barat mampu menciptakan solusi pertahanan modern yang sangat adaptif terhadap dinamika perang masa kini. (ON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *