Marinir AS akan mendapatkan helikopter kargo otonom, berkapasitas 600 kg dan menjangkau 1.000 mil laut

MARV-ELNear Earth Autonomy

AIRSPACE REVIEW – Komando Sistem Penerbangan Angkatan Laut AS (Naval Air Systems Command/NASC) telah memberikan kontrak kepada Near Earth Autonomy pada 28 April 2026 untuk MARV-EL Increment 2.

MARV-EL (Medium Aerial Resupply Vehicle – Expeditionary Logistics) adalah program pengembangan helikopter logistik otonom.

Helikopter nirawak ini dirancang untuk mengangkut perbekalan bagi pasukan Marinir yang beroperasi di garis depan, yang terlalu beresiko bila menggunakan helikopter berawak.

Near Earth Autonomy akan memimpin proyek ini, yang bekerja sama dengan Bell Textron, Moog Inc., dan XP Services. Waktu pembuatan prototipe hingga terbang ditetapkan selama 36 bulan.

Sebagai platform untuk MARV-EL adalah helikopter ringan Bell 505 yang terbukti andal dan tersedia secara komersial.

Kontribusi utama Near Earth Autonomy adalah arsitektur otonom “Captain” rancangnya, berupa perangkat lunak yang sangat penting untuk keselamatan yang menangani lepas landas otonom dan navigasi dalam perjalanan.

Perangkat ini juga untuk penghindaran rintangan, navigasi tanpa GPS, pendaratan yang aman, dan pembaruan misi dinamis selama penerbangan.

Sementara avionik “Genesys” dari Moog dan sistem kontrol penerbangan bersertifikasinya, menghubungkan otonom tersebut ke kontrol fisik pesawat.

Sedangkan XP Services menangani pekerjaan konversi fisik berupa modifikasi, integrasi, pemeliharaan, dan pengujian penerbangan eksperimental di setiap tahap pengembangan.

Berdasarkan persyaratan yang ditetapkan NASC, helikopter nirawak ini harus mampu membawa muatan 1.300 pon (600 kg) pada radius 1.000 mil laut.

Dua unit MARV-EL juga harus dapat diangkut dalam perut pesawat C-130J Super Hercules dengan waktu pembongkaran/perakitan ulang helikopter seminimal mungkin. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *