China mengerahkan kapal serbu amfibi Type 076 pertamanya ke Laut China Selatan, pesaing Wasp Angkatan Laut AS

Kapal serbu amfibi Sichuan Angkatan Laut ChinaZhang Liang

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut China (PLAN) telah mengerahkan kapal serbu amfibi (Amphibious Assault Ship) Type 076 pertamanya, Sichuan, untuk uji coba laut lintas wilayah di Laut China Selatan.

PLAN pada 23 April 2026 mengatakan kapal tersebut sedang melakukan pengujian tingkat sistem pada platform, dalam lingkungan maritim yang lebih menantang setelah menyelesaikan beberapa uji coba laut sebelumnya di dekat pelabuhan asalnya pada November 2025.

Type 076 ini dibangun untuk menampung dan mengoperasikan pesawat dan helikopter, serta mendukung serangan amfibi skala besar, memungkinkan penyisipan pasukan yang cepat dan operasi ekspedisi yang berkelanjutan.

Kemampuan ini menyelaraskan China lebih dekat dengan peperangan amfibi berbasis udara ala Angkatan Laut AS yang mengoperasikan kapal serbu amfibi Wasp.

Dengan perkiraan bobot muat penuh melebihi 40.000 ton, kapal ini lebih besar dibandingkan Landing Helicopter Dock (LHD) Type 075 sebelumnya yang telah beroperasi dengan PLAN.

Struktur atas dua anjungan (dual Island) pada kapal dan dek penerbangan sepanjang kapal dioptimalkan untuk operasi penerbangan berkecepatan tinggi.

Namun, inovasi paling signifikannya terletak pada integrasi sistem ketapel elektromagnetik (EMALS) dan peralatan penahan pendaratan pesawat.

Fitur-fitur ini memungkinkan Sichuan untuk meluncurkan dan mendaratkan pesawat sayap tetap, kemampuan yang secara tradisional hanya dimiliki oleh kapal induk murni.

Konfigurasi ini menempatkan Type 076 dalam kategori unik di antara kapal serbu amfibi konvensional dan kapal induk ringan. Misi utamanya tetap serbu amfibi, termasuk pengerahan marinir, kendaraan lapis baja, dan kapal pendaratan.

Penambahan lepas landas dengan bantuan ketapel memungkinkannya untuk mengoperasikan pesawat canggih seperti jet tempur siluman J-35 Blue Shark atau jet tempur nirawak GJ-11.

Hal ini akan memungkinkan kapal untuk memberikan superioritas udara organik, dukungan udara jarak dekat, dan kemampuan pengintaian selama pendaratan amfibi.

Kapal berdimensi panjang 252.3 m dan lebar 45 m ini dibekali sistem propulsi gabungan berupa dua mesin turbin gas dan enam mesin diesel.

Sichuan dapat meluncur di permukaan air hingga 30 knot (55 km/jam). Jangkauan operasionalnya diperkirakan sekitar 1.500 mil (2.400 km). (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *