Berjarak 1.800 km dari perbatasan, Ukraina lancarkan serangan drone ke Yekaterinburg dan Chelyabinsk

Ukraina melancarkan serangan drone ke Yekaterinburg di RusiaASTRA

AIRSPACE REVIEW – Pasukan pertahanan Ukraina dilaporkan telah meluncurkan serangan pesawat tanpa awak (drone) ke wilayah Yekaterinburg dan Chelyabinsk di Pegunungan Ural, Rusia, pada Sabtu (25/4/2026).

Serangan ini menandai pertama kalinya drone Ukraina mampu menjangkau sasaran yang berjarak sekitar 1.800 km dari perbatasan, masuk jauh ke wilayah pedalaman Rusia.

Gubernur Wilayah Sverdlovsk, Denis Pasler, dan Gubernur Wilayah Chelyabinsk, Alexey Teksler, telah mengonfirmasi adanya upaya serangan tersebut.

Meski Rusia mengeklaim sistem pertahanannya bekerja, laporan menunjukkan bahwa drone-drone tersebut berhasil terbang sejauh 1.700 hingga 1.800 km tanpa terdeteksi oleh radar pertahanan udara Rusia selama dalam perjalanan.

Jarak operasional ini memecahkan rekor serangan-serangan sebelumnya. Para ahli militer mencatat bahwa jarak tempuh sebenarnya bisa lebih jauh dari 1.800 km, tergantung pada titik peluncuran drone di wilayah Ukraina.

Sebelumnya, Ukraina juga sempat melakukan serangan ke Kota Orsk yang berjarak sekitar 1.400 km dari perbatasan.

Keberhasilan drone ini menembus jantung industri Rusia di wilayah Ural menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapabilitas teknologi drone Ukraina.

Serangan jarak jauh ini diduga menargetkan infrastruktur militer dan industri yang selama ini dianggap aman oleh Kremlin karena lokasinya yang sangat jauh dari garis depan.

Pejabat Rusia, termasuk Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu, secara tidak langsung telah mengakui peningkatan daya jangkau drone Ukraina yang kini mampu mencapai target jauh di wilayah belakang.

Pihak Ukraina terus mengembangkan drone kamikaze jarak jauh, seperti jenis Liutyi, yang sebelumnya telah sukses menyerang kilang minyak dan fasilitas industri strategis lainnya di wilayah Rusia.

Hingga saat ini, belum ada rincian mengenai total kerusakan atau korban jiwa akibat serangan di Yekaterinburg dan Chelyabinsk tersebut.

Namun, peristiwa ini menambah daftar panjang serangan terhadap infrastruktur Rusia sepanjang April 2026, yang juga mencakup serangan terhadap kilang minyak di Nizhny Novgorod dan fasilitas FSB di Wilayah Kherson. (ON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *