Komponen militer yang diembargo AS mengalir ke Rusia via maskapai kargo sipil

Il-76 milik Aviacon ZitotransDmitry Petrov

AIRSPACE REVIEW – Sebuah laporan investigasi terbaru mengungkap taktik Rusia dalam menghindari sanksi internasional untuk memperkuat industri pertahanannya.

Moskow dilaporkan membangun “jembatan udara bayangan” (shadow air bridge) dengan memanfaatkan maskapai kargo sipil untuk mendatangkan komponen-komponen elektronik dan teknis yang terkena embargo Amerika Serikat dan sekutunya.

Menurut data dari Dallas Analytics yang dirilis Militarnyi, skema ini dirancang untuk mem-bypass kontrol ekspor yang ketat.

Dengan menggunakan pesawat sipil, Rusia tidak hanya mendapatkan kecepatan pengiriman yang tidak bisa dicapai lewat jalur laut, tetapi juga kemudahan dalam menyamarkan manifes barang di radar pengawasan internasional.

Investigasi tersebut memaparkan bahwa komponen militer ini tidak langsung dikirim ke Rusia.

Barang-barang teknologi tinggi tersebut awalnya dibeli oleh jaringan perusahaan cangkang (shell companies) di negara-negara transit seperti di wilayah Timur Tengah, Kaukasus, dan Asia Tengah.

Di titik transit tersebut, dokumen pengiriman diubah untuk menyembunyikan asal-usul barang dan tujuan akhirnya.

Setelah itu, komponen-komponen tersebut diangkut menggunakan pesawat kargo sipil menuju bandara-bandara di Rusia, di mana barang tersebut langsung disalurkan ke pabrik-pabrik senjata dan perangkat keras militer.

Salah satu temuan paling mencolok adalah adanya instruksi dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia yang mengizinkan operator kargo sipil tertentu menggunakan fasilitas militer.

Contohnya adalah Aviacon Zitotrans, yang diberikan akses gratis ke lapangan terbang militer Chkalovsky untuk memperlancar logistik “khusus” ini, tulis laporan tersebut.

Selain itu, maskapai Abakan Air juga terseret dalam laporan ini. Perusahaan tersebut diketahui telah dijatuhi sanksi oleh Departemen Keuangan AS pada Juni 2024 karena keterlibatannya dalam pengangkutan peralatan militer.

Keberadaan operator swasta ini menjadi kunci bagi Kementerian Pertahanan Rusia untuk menjaga rantai pasokan tetap berjalan meski di bawah tekanan sanksi berat. (ON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *