Plug & Play maut: Kit persenjataan Sikorsky ubah Black Hawk standar jadi monster tempur multiperan

UH-60 Black Hawk standar dipasngi beragam persenjataanSikorsky

AIRSPACE REVIEW – Sikorsky, perusahaan di bawah naungan Lockheed Martin, secara resmi mengumumkan peluncuran kit helikopter Armed Black Hawk terbaru.

Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan helikopter angkut ikonik UH-60 Black Hawk menjadi platform tempur multiperan yang jauh lebih mematikan dan fleksibel.

Pengumuman tersebut dilakukan di ajang Army Aviation Warfighting Summit 2026 di Nashville, Tennessee.

Kit persenjataan modular ini memungkinkan operator untuk mengubah helikopter Black Hawk standar menjadi helikopter serbu atau pemberi dukungan udara dalam waktu yang sangat singkat.

Keunggulan utama dari kit ini adalah kemampuannya untuk dikonfigurasi ulang.

Sebuah helikopter Black Hawk standar dapat diubah menjadi versi bersenjata hanya dalam waktu sekitar tiga jam, memungkinkan transisi cepat antara misi angkut personel, evakuasi medis (medevac), hingga serangan presisi.

Dengan kit ini, unit militer tidak perlu lagi memiliki armada terpisah untuk peran yang berbeda. Satu helikopter UH-60 Black Hawk dapat menjalankan misi serangan udara, dukungan udara jarak dekat (close air support), pengintaian (ISR), dan angkutan taktis secara bergantian.

Kit ini mencakup pemasangan sayap pendek (stub wings) yang mampu membawa berbagai persenjataan, termasuk senapan mesin Gatling 7,62 mm atau kaliber .50, pod roket (19 tabung), dan rudal udara ke darat berpemandu laser untuk serangan presisi terhadap target statis maupun bergerak.

Senjata-senjata tersebut dihubungkan dengan sistem persenjataan digital Sikorsky yang sudah terkualifikasi, yang terintegrasi langsung dengan avionik helikopter, sehingga memudahkan pilot dalam membidik target dengan akurasi tinggi.

Rich Benton, Wakil Presiden dan General Manager Sikorsky, menyatakan kit ini memberikan solusi keamanan abad ke-21 yang memberikan performa tak tertandingi sekaligus penghematan biaya siklus hidup.

“Kit Armed Black Hawk baru memberi prajurit satu pesawat yang dapat melakukan segalanya. Unit di lapangan dapat dengan cepat menukar kit ini untuk menjaga kesiapan misi tetap tinggi tanpa perlu pengadaan armada pesawat tempur khusus yang baru,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa kit ini tersedia bagi pelanggan internasional melalui jalur Foreign Military Sales (FMS) dari pemerintah AS maupun Direct Commercial Sales (DCS).

Proses instalasi dan dukungan integrasi akan didukung oleh Lockheed Martin di AS serta PZL Mielec di Polandia untuk pasar global.

Langkah ini dipandang sebagai strategi Sikorsky untuk memperpanjang masa pakai dan relevansi operasional armada Black Hawk di seluruh dunia, yang diprediksi akan terus bertugas hingga melampaui tahun 2070. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *