AIRSPACE REVIEW – Angkatan Darat India (IA) berencana memesan tambahan 300 howitzer tarik (towed) Dhanush 155 mm/45, guna memperluas kemampuan tembakan jarak jauh organik dan menciptakan 15 resimen artileri baru.
Pembelian lanjutan ini akan menambah pesanan awal sebanyak 114 senjata yang diproduksi di dalam negeri ini oleh AWEIL (Advanced Weapons and Equipment India Limited) di Gun Carriage Factory (GCF) Jabalpur, India.
Sistem Dhanush dikembangkan berdasarkan howitzer Bofors 155 mm/39 dari Swedia yang sebelumnya diproduksi berdasarkan lisensi di India, yang kemudian direkayasa ulang menjadi kaliber 155/45 m.
Dhanush telah mendapatkan perangkat pembidikan berbasis navigasi inersia, perhitungan balistik di dalam senjata, sistem penembakan langsung siang dan malam yang canggih, rangkaian akuisisi target modern.
Selain itu, Dhanush juga kompatibilitas komunikasi dengan Sistem Komando dan Kontrol Tempur Artileri SHAKTI Angkatan Darat India.
Sistem howitzer tarik ini memiliki berat kurang dari 13 ton, dengan sudut elevasi senjata dari -3 derajat hingga 70 derajat, dan putaran 60 derajat.
Dhanush dibekali pengaturan penggerak mandiri tambahan yang membantunya untuk ditempatkan dan diposisikan ulang di medan pegunungan tanpa bergantung sepenuhnya pada kendaraan penarik.
Howitzernya dapat menembakkan amunisi standar NATO 155 mm dan dapat menggunakan sistem pengisian bi-modular, yang meningkatkan jangkauan tembaknya sekitar 38 km, dibandingkan dengan Bofors 155 mm/39 yang 27 km – 30 km.
Kemampuan ini memberi formasi Angkatan Darat India jangkauan serangan balasan yang jauh lebih baik dan kemampuan yang lebih kuat.
Penempatan dan perhitungan balistik yang didigitalisasi juga mengurangi waktu respons dan meningkatkan efektivitas pada tembakan putaran pertama.
Selain Dhanush, Angkatan Darat India saat ini memiliki sistem howitzer tarik M777 buatan Amerika Serikat, dan sistem artileri swagerak (SPH) K9 Vajra lisensi dari Korea Selatan.
Mereka juga telah menandatangani kontrak pada Maret 2025 dengan Bharat Forge dan Tata Advanced Systems untuk sistem ATAGS (Advanced Towed Artillery Gun System) 155 mm/52. (RBS)

