Drone Iran kembali serang Bandara Internasional Dubai, sejumlah penerbangan ditunda

Bandara Duba diserang drone Iran_2Via X

AIRSPACE REVIEW – Bandara Internasional Dubai telah mengonfirmasi penangguhan sementara operasional di Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Internasional Dubai World Central – Al Maktoum (DWC) menyusul insiden keselamatan pada hari Sabtu pagi (7 Maret 2026) di mana sebuah drone kamikaze menabrak infrastruktur bandara.

Otoritas bandara mengatakan, demi keselamatan penumpang, staf bandara, dan awak maskapai yang beroperasi di DXB telah ditangguhkan sementara. Semua prosedur dikelola sesuai dengan protokol keselamatan yang telah ditetapkan.

Pengoperasian kembali sebagian dimulai pada Sabtu sore secara berangsur dengan beberapa penerbangan beroperasi dari DXB dan DWC.

Penumpang sangat disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke bandara kecuali maskapai penerbangan mereka telah mengonfirmasi penerbangan, karena jadwal terus disesuaikan.

Bandara Dubai menekankan terus memantau situasi dengan cermat bersama pihak berwenang terkait, dengan tetap fokus pada keselamatan operasional, keamanan, dan kesejahteraan penumpang dan staf.

Berdasarkan hasil observasi, beberapa fragmen drone yang ditemukan di area bandara dan di sekitar hotel Burj Al Arab (yang juga terdampak serpihan), menunjukkan drone tersebut varian drone kamikaze keluarga Shahed, kemungkinan Shahed-136 atau model terbaru tahun 2026.

Meskipun demikian, Pemerintah Uni Emirat Arab memilih sikap berhati-hati dalam pernyataan resminya,

Sebelumnya Iran menyatakan salah satu target utama mereka adalah fasilitas militer AS di kawasan Teluk.

Namun, karena kedekatan lokasi, infrastruktur sipil seperti Bandara Dubai ikut terdampak, baik oleh hantaman langsung maupun jatuhnya serpihan hasil intersepsi sistem THAAD dan Patriot milik UEA.

Analis militer melihat ini sebagai upaya Iran untuk menunjukkan bahwa tidak ada area di Teluk yang benar-benar “aman” selama konflik berlangsung, sekaligus menekan negara-negara tetangga agar tidak mengizinkan ruang udara mereka digunakan oleh militer AS/Israel. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *