AIRSPACE REVIEW – Iran dilaporkan sedang menyelesaikan kesepakatan dengan China untuk mengakuisisi rudal jelajah antikapal CM-302 berjangkauan 290 km. Akuisisi ini dinilai akan menimbulkan ancaman baru bagi Amerika Serikat di Timur Tengah, Reuters melaporkan pada 24 Februari.
Sebelumnya dilaporkan bahwa peningkatan aktivitas udara militer AS di seluruh Eropa dan Timur Tengah digambarkan sebagai salah satu pergerakan pesawat AS paling signifikan dalam beberapa dekade terakhir.
Kesepakatan ini telah diinisiasi selama lebih dari dua tahun dan semakin intensif setelah perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juni 2025.
Pejabat senior Iran, termasuk Wakil Menteri Pertahanan Massoud Oraei, mengunjungi China untuk menyelesaikan diskusi terkait rudal ini.
Jika selesai, ini akan menandai salah satu transfer senjata paling canggih ke Iran, yang menentang embargo senjata PBB.
Rudal CM-302 adalah rudal jelajah antikapal (ASCM) supersonik yang merupakan varian ekspor dari rudal YJ-12B China.
Rudal yang dikembangkan oleh China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) ini sering disebut sebagai salah satu ancaman paling serius bagi kapal permukaan berukuran besar, termasuk kapal induk.
Rudal CM-302 yang ditenagai mesin ramjet memiliki kecepatan maksimum hingga Mach 3,5. Rudal dilengkapi dengan hulu ledak tipe High Explosive Fragmentation/Penetration seberat 250 kg.
Rudal ini mampu terbang sangat rendah di atas permukaan laut untuk menghindari radar musuh.
Di fase akhir (terminal phase), rudal dapat melakukan manuver mengelak (evasive maneuvers) untuk menembus sistem pertahanan jarak dekat (CIWS).
Rudal CM-302 merupakan rudal multiplatform. Rudal ini dapat diluncurkan dari darat menggunakan truk peluncur (TEL), diluncurkan dari laut menggunakan platform kapal perusak atau fregat, dan dari udara menggunakan pesawat pengebom atau jet tempur kelas berat.
Selain menyerang target kapal di laut, rudal ini juga memiliki kemampuan untuk menyerang target di darat yang berada di wilayah pesisir.
Selain rudal CM-302, Iran dilaporkan juga sedang dalam pembicaraan untuk memperoleh sistem rudal China lainnya, termasuk rudal permukaan ke udara dan senjata antibalistik. (RNS)


Mantap, semua senjata yg dibeli iran memang stroonkbingiits, cocok untuk melawan armada AS, ane yakin AS akan babak belur kalou brani nyerang iran, bravo IRGC💪🚀😁