AS melakukan debut tempur drone kamikaze LUCAS dalam Operation Absolute Resolve di Venezuela

Drone LUCAS AS dilibatkan dalam operasi militer di VenezuelaLUCAS

AIRSPACE REVIEW – Pasukan AS dilaporkan telah menggunakan drone kamikaze barunya dalam serangan terhadap Caracas pada 3 Januari 2026. Serangan tersebut sebagai bagian dari Operasi Absolute Resolve, sekaligus menandai penggunaan tempur skala besar pertamanya yang terkonfirmasi.

Keberadaan drone ini direkam oleh seorang warga ibu kota Caracas saat serangan berlangsung. Ia mendengar suara mesin khas dari sistem udara yang datang beberapa saat sebelum benturan ke targetnya.

Audio tersebut sangat mirip dengan suara khas dari amunisi loiter buatan perusahaan LUCAS dari Amerika Serikat yang desainnya mirip dengan Shahed-136 Iran.

Sebelumnya, sumber-sumber di Venezuela juga telah melaporkan sejak 3 Januari 2026 bahwa pasukan AS menggunakan drone serang satu arah terhadap target-target tertentu di Caracas.

Rekaman yang baru muncul ini mengonfirmasi klaim tersebut, sesuai dengan deskripsi profil penerbangan drone dan tanda akustik yang terdengar selama serangan.

Ditambahkan, serangan tersebut terjadi selama fase pembukaan operasi militer AS yang juga melibatkan pasukan udara dan helikopter itu.

Namun demikian, belum ada pernyataan resmi dirilis, jumlah drone yang digunakan atau target spesifik yang dihantam oleh LUCAS selama operasi tersebut.

Kehadiran sistem ini memungkinkan pasukan AS untuk menyerang target dengan risiko dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan rudal jelajah konvensional.

Drone kamikaze LUCAS menampilkan konfigurasi sayap delta, bermesin piston model pusher, dengan panjang sekitar 3 m dan bentang sayap sekitar 2,4 m.

Daya tahan terbang drone di udara diperkirakan mencapai enam jam dengan membawa 18 kg muatan. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *