Gelontorkan Rp18 triliun, Kanada upgrade armada C-130J Super Hercules dan borong suku cadangnya

CC-130J KanadaFacebook

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Kanada resmi mengumumkan investasi besar senilai 1,15 miliar USD (sekitar Rp18,3 triliun) untuk memodernisasi dan memastikan dukungan operasional armada pesawat angkut taktis CC-130J Super Hercules milik Angkatan Udara Kerajaan Kanada (RCAF).

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kapasitas pertahanan negara di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Kesepakatan yang ditandatangani dengan pabrikan pesawat Lockheed Martin ini terbagi menjadi dua tahapan utama.

Pertama adalah dukungan logistik dan teknis senilai 462,5 juta USD. Alokasi dana ini ditujukan untuk memastikan keberlanjutan dukungan logistik serta pemeliharaan teknis armada hingga bulan Juni 2029.

Tahapan kedua adalah program modernisasi RCAF 105 senilai 684,3 juta USD. Ini adalah peningkatan sistem kritis pada pesawat, termasuk pembaruan perangkat navigasi, sistem komunikasi, manajemen penerbangan, dan avionik modern.

Peningkatan teknologi ini bertujuan agar armada Super Hercules Kanada memenuhi standar lalu lintas udara internasional terbaru, sekaligus meningkatkan interoperabilitas (kemampuan operasi bersama) dengan negara-negara sekutu di NATO.

Kanada saat ini mengoperasikan 17 unit CC-130J Super Hercules yang dibeli sejak tahun 2007 untuk menggantikan varian C-130E/H Hercules lama.

Pesawat-pesawat ini memegang peranan krusial dalam berbagai misi, mulai dari pengangkutan pasukan, kendaraan, logistik, penerjun payung, evakuasi medis, hingga bantuan kemanusiaan dalam bencana alam.

Selain itu, kemampuan CC-130J untuk mendarat di landasan pacu yang pendek dan tidak beraspal menjadikannya aset yang sangat vital untuk mempertahankan kehadiran militer Kanada di wilayah Arktik—kawasan terpencil yang kini memiliki nilai strategis tinggi di mata dunia.

Selain keuntungan di sektor pertahanan, program investasi ini dilaporkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi industri dirgantara domestik.

Pemerintah Kanada memperkirakan bahwa perpanjangan kontrak pemeliharaan ini akan mempertahankan ratusan lapangan kerja berketerampilan tinggi dan menyumbang puluhan juta dolar setiap tahunnya bagi perekonomian Kanada.

Investasi pada armada pesawat legendaris ini merupakan bagian dari proyek pembaruan militer besar-besaran yang tengah dilakukan Ottawa.

Sebelumnya, Kanada juga telah bergerak maju dengan proyek pengadaan jet tempur siluman F-35A Lightning II, penambahan pesawat tanker Airbus CC-330 Husky, serta proyek penguatan pengawasan di wilayah utara (Arktik). (RW)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *