Tiga unit pertama C295W pesanan Spanyol sudah siap di fasilitas Airbus: Menggantikan P-3 Orion

Tiga C295W pesanan Spanyol telah siap di pabrik AirbusAirbus

AIRSPACE REVIEW – Airbus telah menyelesaikan perakitan dan uji darat tiga unit pertama pesawat Airbus C295W varian pengintai maritim pesanan Angkatan Udara dan Antariksa Spanyol.

Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya Spanyol memulihkan kemampuan patroli laut mereka yang sempat hilang sejak pensiunnya armada veteran P-3 Orion.

Ketiga pesawat tersebut saat ini sudah berada di jalur penerbangan (flight line) di pabrik Airbus Defence and Space di Sevilla dan akan segera memulai uji terbang.

Pengiriman operasional kepada pemerintah Spanyol dijadwalkan akan dilakukan dalam beberapa bulan ke

Pesawat-pesawat baru ini merupakan bagian dari program modernisasi besar-besaran senilai 1,7 miliar euro yang ditandatangani Kementerian Pertahanan Spanyol dengan Airbus.

Kontrak tersebut mencakup total 16 unit pesawat keluarga C295W, terdiri dari delapan unit varian MPA (Maritime Patrol Aircraft) untuk misi perang antikapal selam (ASW) dan patroli maritim bersenjata, serta delapan unit varian MSA (Maritime Surveillance Aircraft) untuk pengawasan maritim, SAR, serta kontrol perbatasan.

Tiga unit pertama yang telah selesai ini adalah varian MSA. Pesawat ini nantinya akan dikerahkan untuk memerangi perdagangan narkoba, imigrasi ilegal, dan pemantauan perairan Spanyol di wilayah Atlantik serta Mediterania.

Sebagian armada direncanakan untuk ditempatkan di Kepulauan Canaria, yang merupakan wilayah strategis terkait arus migrasi dan aktivitas angkatan laut.

Kehadiran C295W sangat krusial bagi Spanyol. Sejak pesawat Lockheed P-3M Orion dipensiunkan pada tahun 2022, Spanyol mengalami kekosongan kemampuan operasional untuk misi patroli jarak jauh dan peperangan antikapal selam.

Padahal, kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk memantau aktivitas kapal selam asing dan pergerakan angkatan laut di wilayah Euro-Atlantik.

Varian MPA dari C295 dilengkapi dengan sistem taktis terintegrasi (FITS) yang canggih, mencakup radar pencari multimode, sensor elektro-optik, intelijen elektronik, serta detektor anomali magnetik (MAD) untuk mendeteksi kapal selam.

Dalam konfigurasi tempur, pesawat ini mampu membawa torpedo ringan dan senjata antikapal.

Versi C295W uga dilengkapi dengan winglet pada ujung sayapnya. Penambahan ini berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa aerodinamis, terutama saat beroperasi di lingkungan bersuhu panas atau lepas landas dari landasan pacu yang pendek.

Dengan tuntasnya pengiriman seluruh unit nantinya, Spanyol akan menjadi salah satu operator C295 terbesar di dunia dengan sekitar 47 C295 berbagai varian. Pengguna terbesar lainnya adalah India dengan pesanan 56 unit C295.

Akuisisi ini juga sekaligus memperkuat industri kedirgantaraan domestik karena seluruh proses produksi dilakukan di fasilitas Airbus di Sevilla. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *