Insinyur Rusia kembangkan amunisi khusus untuk tembak jatuh drone dari jarak 100 meter

Rusia kembangkan peluru shotgun antidroneYouTube

AIRSPACE REVIEW – Para spesialis dari Lembaga Penelitian Kimia Terapan (NIIPKh) Rusia berhasil mengembangkan kartrid (peluru) shotgun jenis baru yang dirancang khusus untuk melumpuhkan pesawat tanpa awak (drone).

Amunisi ini mampu menghancurkan target udara dengan efektif hingga jarak 100 meter.

Berdasarkan dokumen paten yang dirilis pada 1 Mei 2026, keunggulan utama dari peluru ini terletak pada komposisi dan strukturnya.

Amunisi ini menggunakan butiran logam berat (heavy shot) yang mencakup hingga 80% dari total massa amunisi.

Hal ini memungkinkan setiap butiran menjaga energi kinetiknya tetap tinggi meski ditembakkan dalam jarak jauh, sehingga mampu merusak elemen struktural drone pada jarak 70 hingga 100 meter.

Pengembang mengubah parameter diameter dan panjang wadah peluru. Rasio yang tepat ini membantu butiran peluru menyebar secara optimal pada jarak tertentu untuk memaksimalkan area serangan terhadap target udara.

Pihak institut mencatat bahwa amunisi serupa yang ada sebelumnya sering kali gagal melumpuhkan drone pada jarak di atas 80 meter, terutama ketika menggunakan jenis butiran yang saling terikat (bound shot).

    Pengembangan ini menjadi sangat krusial mengingat meningkatnya ancaman drone dalam konflik modern.

    Amunisi baru ini diharapkan menjadi solusi pertahanan jarak dekat yang lebih efisien bagi personel di lapangan untuk menangkal gangguan dari kendaraan udara tak berawak.

    NIIPKh merupakan bagian dari struktur industri pertahanan Rusia yang selama ini berfokus pada pengembangan material piroteknik dan amunisi khusus. (AF)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *