Lampu hijau jet Gripen? Temui Zelensky, Raja Swedia kembali injakkan kaki di Ukraina setelah 18 tahun

Raja Swedia Temui Zelensky di Ukraina _ Lampu Hijau Jet GripenSaab, AFP

AIRSPACE REVIEW – Sebuah momen bersejarah tercipta di kota Lviv pada Jumat (17/4/2026), ketika Raja Swedia Carl XVI Gustaf melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina.

Kunjungan ini menandai pertama kalinya sang monarki menginjakkan kaki di tanah Ukraina dalam 18 tahun terakhir, sekaligus menjadi kunjungan perdana sejak serangan skala penuh Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022.

Kehadiran Raja Carl XVI Gustaf disambut langsung oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi simbol dukungan moral yang kuat dari Kerajaan Swedia, tetapi juga membawa agenda strategis terkait penguatan armada udara Ukraina yang tengah menjadi sorotan dunia.

Fokus utama dalam pembicaraan di Lviv adalah potensi pengiriman jet tempur Saab Gripen dari Swedia.

Presiden Zelensky mengungkapkan optimismenya bahwa kerja sama militer kedua negara akan memasuki babak baru, khususnya dalam pelatihan pilot.

“Kami sangat berterima kasih atas program baru untuk memperkuat perlindungan langit kami. Kami sangat berharap —dan akan membahasnya hari ini dengan Baginda Raja— bahwa pilot-pilot kami dapat memulai pelatihan jet Gripen tahun ini,” ujar Zelenskyy dalam pernyataan resminya.

Jika terealisasi, jet tempur Gripen akan menjadi tambahan kekuatan yang signifikan bagi Ukraina.

Pesawat tempur ini dikenal karena kemampuannya beroperasi dari landasan pacu yang pendek dan darurat, sebuah fitur yang sangat krusial dalam kondisi perang saat ini.

Selain agenda militer, Raja Swedia memulai kunjungannya dengan sebuah gestur emosional.

Didampingi oleh Zelensky, ia memberikan penghormatan di makam para prajurit Ukraina yang gugur dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Zelensky juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga Kerajaan Swedia, termasuk Ratu Silvia, atas keterlibatan aktif mereka dalam inisiatif kemanusiaan.

Para analis menilai kunjungan mendadak Raja Swedia ke Ukraina sebagai “sinyal kerajaan” yang tegas kepada Moskow.

Swedia yang kini telah resmi menjadi anggota NATO, menunjukkan bahwa dukungan Eropa utara ini terhadap Ukraina tidak akan surut.

Delegasi resmi Swedia yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Swedia juga turut hadir, menegaskan bahwa hubungan Stockholm dan Kyiv kini berada pada titik tertinggi dalam sejarah diplomasi kedua negara. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *