AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) secara resmi menyambut kedatangan RSS Illustrious, kapal selam ketiga dari kelas Invincible (Tipe 218SG), dalam upacara di RSS Singapura, Pangkalan Laut Changi pada 9 April 2026.
Kedatangan kapal selam ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi kekuatan maritim Singapura, yang kini memiliki salah satu armada bawah laut paling canggih di Asia Tenggara.
RSS Illustrious disambut oleh Komandan Armada RSN, Laksamana Pertama (RADM) Kwan Hon Chuong, bersama para perwira senior dan kru kapal selam lainnya.
Kapal selam ini dibuat secara khusus (custom-built) oleh ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) di Kiel, Jerman, untuk beroperasi di perairan tropis Singapura yang dangkal, hangat, dan sangat padat lalu lintas pelayarannya.
Kapal dilengkapi dengan kemudi berbentuk X yang memberikan kemampuan manuver luar biasa.
Untuk sistem propulsinya, kapal ini menggunakan sistem Air-Independent Propulsion (AIP) yang memungkinkannya menyelam lebih lama tanpa perlu sering muncul ke permukaan.
Berkat otomatisasi tingkat tinggi, kapal dengan panjang sekitar 70 m dan bobot sekitar 2.000 ton saat di permukaan ini dapat dioperasikan hanya dengan 28 kru, desain ergonomis yang dioptimalkan untuk fisik prajurit Asia.
Persenjataan
RSS Illustrious dilengkapi dengan delapan tabung peluncur torpedo berdiameter 533 mm. Jumlah ini tergolong besar untuk kapal selam seukurannya, yang memungkinkan peluncuran gelombang serangan dalam jumlah banyak sekaligus.
Senjata utamanya adalah torpedo kelas berat, kemungkinan besar tipe Black Shark atau varian modern dari seri Seahake mod 4 buatan Jerman, serta pengisian ulang amunisi otomatis.
Torpedo ini memiliki jangkauan jauh dan mampu mengejar target permukaan maupun kapal selam lain dengan akurasi tinggi.
Selain torpedo, tabung peluncur tersebut juga dirancang untuk mampu meluncurkan rudal jelajah antikapal dari bawah permukaan air (sub-launched missiles).
Hal ini memberikan jangkauan serangan yang lebih luas terhadap kapal permukaan lawan tanpa harus mendekat ke posisi yang berisiko.
Salah satu fitur unik pada Kelas Invincible adalah adanya Horizontal Multipurpose Airlock (HMA). Fitur ini sangat krusial untuk operasi klandestin.
HMA digunakan untuk mengeluarkan pasukan khusus (seperti NDU Singapura) saat kapal masih berada di bawah air.
Tabung ini juga dapat digunakan untuk meluncurkan Unmanned Underwater Vehicles (UUV) guna melakukan pengintaian atau pembersihan ranjau tanpa membahayakan kapal induknya.
Senjata-senjata di atas dikendalikan oleh sistem manajemen tempur canggih yang dikembangkan bersama oleh ST Engineering dan Atlas Elektronik.
Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan dan algoritma modern untuk membantu operator menganalisis data sonar dan memilih target yang paling mengancam secara cepat.
Kedatangan RSS Illustrious menyusul dua saudaranya yang telah lebih dulu dioperasikan oleh RSN, yaitu RSS Invincible dan RSS Impeccable, yang tiba pada 2024.
Secara total, Singapura telah memesan enam unit kapal selam kelas ini untuk menggantikan kapal selam lama kelas Archer dan Challenger.
Pengoperasian kapal-kapal baru ini meningkatkan kemampuan Singapura dalam menjaga jalur komunikasi laut (SLOC) yang vital bagi ekonomi negara tersebut serta meningkatkan pengawasan bawah air di kawasan Selat Malaka dan Laut China Selatan. (RNS)

