F-16 Norwegia untuk Ukraina terbengkalai: Kekurangan 100 komponen dan terjebak antrean servis

F-16 norwegiaLiz Kaszynski

AIRSPACE REVIEW – Rencana pengiriman enam jet tempur F-16 dari Norwegia ke Ukraina menghadapi kendala teknis yang serius. Pesawat-pesawat tersebut dilaporkan tidak akan siap beroperasi di medan tempur hingga awal tahun 2027.

Kondisi fisik pesawat menjadi faktor utama, di mana sebagian besar unit dikirim ke Belgia dalam kondisi tidak bisa terbang.

Empat dari enam jet tersebut bahkan harus diangkut menggunakan peti kemas karena komponennya sudah dipreteli.

Setiap pesawat kehilangan sekitar 100 komponen penting yang diperlukan untuk kembali laik terbang, seperti dilaporkan Defense Express hari ini.

Masalah semakin rumit karena fasilitas perbaikan Sabena Engineering di Belgia sedang mengalami beban kerja berlebih.

Antrean servis yang panjang membuat pengerjaan jet milik Norwegia ini belum bisa dimulai secara maksimal.

Menteri Pertahanan Norwegia, Tore O. Sandvik, menyebutkan bahwa unit terbaik mereka sebelumnya telah dijual ke Rumania.

Hal ini menyisakan unit dengan kondisi fisik yang membutuhkan perbaikan sangat ekstensif sebelum bisa diserahkan ke Kyiv.

Keterlambatan ini menjadi pukulan bagi Ukraina yang sangat membutuhkan penguatan pertahanan udara dalam waktu dekat.

Saat ini Ukraina diperkirakan mengoperasikan sekitar 35-45 unit F-16 yang aktif digunakan untuk intersepsi rudal jelajah dan drone Geran/Shahed

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkali-kali menekankan bahwa untuk benar-benar mengubah peta kekuatan di udara dan mengusir supremasi udara Rusia, Ukraina membutuhkan jumlah pesawat tempur yang jauh lebih besar.

Target menimum Zelensky untuk jet tempur F-16 adalah sebanyak 128 unit. Pesawat ini untuk mengganti untuk mengganti seluruh armada jet tempur lama era Soviet.

Dari jumlah tersebut, Belanda telah menyatakan komitmennya untuk mentransfer 24 F-16, di mana seluruh pesawat dikabarkan telah diserahkan per Mei 2025.

Selain Belanda, Denmark berkomitmen akan mentransfer 19 F-16, dengan sebagian besar pesawat dilaporkan telah diterima.

Lalu ada Belgia yang mengumumkan akan mentransfer 30 unit F-16 dengan pengiriman ditargetkan selesai pada tahun 2028.

Sementara Norwegia berencana mengirimkan 6-14 F-16, namun pesawat harus menjalani perbaikan terlebih dahulu.

Untuk visi jangka panjang, Zelensky berharap Ukraina memiliki total 250 jet tempur modern, di mana baru-baru ini ia melakukan negosiasi dengan Swedia dan Prancis untuk mendapatkan pesawat Gripen dan Rafale. (RNS)

0 Replies to “F-16 Norwegia untuk Ukraina terbengkalai: Kekurangan 100 komponen dan terjebak antrean servis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *