Tawarkan diskon Rafale, Prancis desak Yunani kirimkan Mirage 2000-5 ke Ukraina

HAF Mirage 2000-5HAF

AIRSPACE REVIEW – Hubungan diplomatik antara Paris dan Athena agak memanas terkait upaya penguatan kekuatan udara Ukraina. Pemerintah Prancis dilaporkan meningkatkan tekanan kepada Yunani agar bersedia mentransfer armada jet tempur Mirage 2000-5 milik mereka ke Kyiv.

Sebagai pemanis, Prancis menawarkan kesepakatan diskon khusus untuk pembelian jet tempur Rafale yang lebih modern.

Surat kabar Yunani Kathimerini melaporkan, Paris mencoba memecahkan kebuntuan dengan menawarkan insentif finansial.

Prancis bersedia memberikan harga yang lebih menguntungkan bagi Yunani untuk menambah skadron Rafale mereka jika bersedia melepas armada Mirage ke Ukraina.

Langkah ini dipandang sebagai peluang bagi Yunani untuk mempercepat transisi ke pesawat tempur generasi terbaru, yakni Rafale F4.3 atau bahkan varian F5 di masa depan.

Meski tawaran tersebut tampak menggiurkan secara teknis, Athena sejauh ini masih menunjukkan sikap defensif.

Yunani saat ini masih mengoperasikan sekitar 24 unit Mirage 2000-5 (termasuk varian Mk2) yang memiliki peran krusial dalam menjaga wilayah udara mereka di tengah ketegangan regional.

Athena disebut lebih memilih skema penjualan langsung daripada donasi gratis untuk membantu membiayai belanja militer mereka yang besar.

Sebelumnya, upaya menjual Mirage 2000-5 oleh Yunani ke India dikabarkan tidak membuahkan hasil.

Faktor kunci yang menekan Yunani adalah berakhirnya kontrak dukungan teknis (Follow-On Support) dari Dassault untuk Mirage 2000-5 pada akhir 2027.

Setelah tahun tersebut, biaya pemeliharaan jet ini diperkirakan akan melonjak tajam karena ketersediaan suku cadang yang menipis.

Sementara itu, bagi Ukraina, Mirage 2000-5 adalah tambahan yang sangat berharga karena. Pesawat ini mampu membawa rudal jelajah SCALP-EG dan rudal udara ke udara MICA yang efektif untuk mencegat ancaman dari langit.

Ukraina sudah mengoperasikan Mirage 2000-5 sumbangan Prancis sejak awal 2025, sehingga pilot-pilot Ukraina pun sudah familiar dengan pesawat Barat ini. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *