Efek Perang Iran, Turkiye memulai pembicaraan dengan Italia untuk mengakusisi SAMP/T

Turkiye akan mengakuisisi SAMP-T dari EuroSAMEuroSAM

AIRSPACE REVIEW – Turkiye dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Italia untuk mengakuisisi dan memproduksi bersama sistem rudal pertahanan udara SAMP/T (Sol-Air Moyenne Portée/Terrestre) yang diproduksi oleh perusahaan patungan Prancis dan Italia, EuroSAM.

Pembicaraan tersebut pertama kali dilaporkan oleh harian Turkiye YeniSafak, yang dikaitkan dengan perang Iran versus Amerika Serikat dan Israel, yang membuat Ankara bertindak cepat untuk memperkuat pertahanan udaranya.

Urgensi seputar pembicaraan tersebut meningkat setelah pasukan NATO dilaporkan mencegat empat rudal balistik yang ditembakkan dari Iran ke arah Turkiye sejak awal perang pada akhir Februari/awal Maret 2028.

Upaya baru ini guna melanjutkan proyek yang sebelumnya sempat terhenti pada tahun 2018, setelah ada keberatan dari pihak Prancis untuk produksi bersama rudal tersebut.

Kini, para negosiator Turkiye meyakini bahwa Prancis mungkin lebih menerima kesepakatan tersebut.

SAMP/T adalah sistem pertahanan udara berbasis darat yang dirancang untuk mencegat pesawat terbang, rudal jelajah dan rudal balistik.

Sistem ini dikembangkan menggunakan platform pencegat Aster 30 dan dianggap sebagai sistem rudal pertahanan udara Eropa yang mirip dengan sistem Patriot buatan Amerika Serikat.

SAMP/T terdiri dari unit radar, kendaraan komando, dan peluncur rudal yang mampu menyerang ancaman yang datang dari jarak jauh.

Rudalnya berdimensi panjang 4,9 m, dapat meluncur hingga kecepatan 4,5 Mach, dengan jangkauan kisaran 120-150 km, dan ketinggian antara 25.000-30.000 m.

Dalam jaringan pertahanan berlapis, SAMP/T berfungsi sebagai perisai tingkat atas, dirancang untuk mengalahkan ancaman udara yang lebih canggih sebelum mencapai infrastruktur penting atau instalasi militer. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *