Rusia tingkatkan produksi komponen pesawat Tu-160 dan Tu-214 hingga 1,5 kali lipat

Tu-160 BlackjackRussian MoD

AIRSPACE REVIEW – Pabrik Penerbangan Sokol di Nizhny Novgorod, Rusia dilaporkan telah meningkatkan volume produksi tahunan untuk komponen pesawat pengebom Tu-160 dan pesawat komersial Tu-214 sebesar 1,5 kali lipat.

Lonjakan produksi ini terjadi setelah perusahaan berhasil menyelesaikan perombakan besar-besaran pada fasilitas pengecorannya.

Peningkatan kapasitas ini secara spesifik didorong oleh pengoperasian kembali tungku kalsinasi kontinu No. 2.

Tungku tersebut, yang sebenarnya telah dibuat sejak 55 tahun lalu, kini telah diperbarui sepenuhnya dan kembali beroperasi dengan kapasitas penuh.

Tungku ini memegang peranan vital dalam siklus teknologi pembuatan suku cadang pesawat.

Fungsi tungku adalah untuk membakar cetakan tahan api sebelum dituangkan baja cair, yang merupakan tahap kritis dalam memproduksi hasil pengecoran berkualitas tinggi untuk pesawat Tu-160 dan Tu-214.

Proses teknologi di dalam tungku memakan waktu sekitar 10 hingga 12 jam dengan suhu mencapai 950–980 °C.

Desain tungku yang baru diperbarui ini mencakup tiga zona suhu, dengan ruang kerja yang cukup besar untuk menyiapkan cetakan bagi 12 peleburan berbagai jenis baja secara bersamaan.

Pekerjaan restorasi ini merupakan bagian dari proyek strategis yang lebih besar bertajuk “Modernisasi produksi pengecoran dengan organisasi situs teknologi aditif”.

Dalam proses pembaruannya, para spesialis melakukan modernisasi pada bagian isolasi termal (sekat panas), elemen pemanas, dan sistem kontrol otomatis.

Dengan selesainya modernisasi ini, Pabrik Sokol kini memiliki cadangan daya tambahan yang berdampak langsung pada kecepatan produksi komponen pesawat.

Perusahaan menyatakan bahwa peningkatan kapasitas ini akan meminimalkan antrean produksi dan mempercepat persiapan cetakan untuk suku cadang yang kritis.

Hal ini memungkinkan produsen untuk lebih stabil dalam memenuhi pesanan negara di bawah program pengembangan pesawat pembom strategis Tu-160 dan pesawat penumpang jarak menengah Tu-214, yang saat ini menjadi prioritas dalam industri penerbangan Rusia. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *