Guna memenuhi kebutuhan Jerman akan drone Loyal Wingman, Airbus DS adopsi Kratos XQ-58A Valkyrie dari AS
Airbus DS AIRSPACE REVIEW – Perusahaan kedirgantaraan Airbus Defence and Space (Airbus DS) telah bekerja sama dengan Kratos dari Amerika Serikat untuk memproduksi jet tempur nirawak XQ-58A Valkyrie guna memenuhi kebutuhan Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr).
Dilaporkan saat ini Airbus DS sedang berupaya mengadaptasi dan memodifikasi dua unit XQ-58A Valkyrie, dengan penerbangan perdana akan dilakukan tahun 2026 ini dan penyerahan kepada Bundeswehr tahun 2029.
Perbedaan utama modifikasi Jerman dari XQ-58A asli Amerika Serikat adalah pada sistem kendali misi MARS (Multiplatform Autonomous Reconfigurable and Secure System) versi Eropa.
Menurut deskripsi pabrikan, sistem ini mencakup “otak” perangkat lunak MindShare yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).
Sistem tersebut tidak hanya menggantikan pilot, tetapi juga mampu mengkoordinasikan seluruh kelompok untuk melakukan misi tertentu.
Pada saat yang sama, ia dapat didistribusikan antara platform tanpa awak dan berawak. Nantinya XQ-58A Valkyrie ini akan dipandu dari jet tempur Eurofighter Typhoon milik Angkatan Udara Jerman.
Mengenai XQ-58A Valkyrie adalah jet tempur nirawak siluman berbiaya rendah yang berfungsi sebagai Loyal Wingman bagi jet tempur berawak yang semula dikembangkan untuk Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS.
Drone tempur dengan panjang 9,1 m dan rentang sayap 8,2 m ini dapat membawa muatan internal 272 kg ditambah kapasitas eksternal 272 kg.
Jet dengan berat lepas landas maksimum MTOW 2.900 kg ini ditenagai satu mesin turbofan Williams FJ33. Kecepatan maksimumnya 0,85 Mach dan jangkauan sekitar 5.555 km. (RBS)

