Breaking: Trump melakukan serangan terbesar ke Pulau Kharg Iran, infrastruktur minyak jadi sandera

Trump melakukan pengeboman di Pulau Kharg IranABC, AFP

AIRSPACE REVIEW – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa militer Amerika Serikat telah meluncurkan serangan udara ke Pulau Kharg, Iran.

Tindakan tersebut dikatakan Trump sebagai salah satu serangan bom paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah, dan menghancurkan sepenuhnya setiap target militer di permata mahkota Iran, Pulau Kharg.

Namun demikian, kata Trump beberapa menit yang lalu, infrastruktur minyak di pulau itu sengaja dibiarkan utuh —untuk saat ini.

Berikut pernyataan Trump melalui akun Truth Social:

Beberapa saat yang lalu, atas arahan saya, Komando Pusat Amerika Serikat melakukan salah satu serangan bom paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah, dan menghancurkan sepenuhnya setiap target MILITER di permata mahkota Iran, Pulau Kharg. Senjata kita adalah yang paling ampuh dan canggih yang pernah dikenal dunia, tetapi, karena alasan kesopanan, saya memilih untuk TIDAK menghancurkan infrastruktur minyak di pulau itu. Namun, jika Iran, atau siapa pun, melakukan sesuatu untuk mengganggu jalur pelayaran kapal yang bebas dan aman melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini. Selama masa jabatan pertama saya, dan saat ini, saya telah membangun kembali militer kita menjadi kekuatan yang paling mematikan, ampuh, dan efektif, jauh di atas kekuatan mana pun di dunia. Iran TIDAK memiliki kemampuan untuk mempertahankan apa pun yang ingin kita serang — tidak ada yang dapat mereka lakukan! Iran TIDAK AKAN PERNAH memiliki senjata nuklir, dan juga tidak akan memiliki kemampuan untuk mengancam Amerika Serikat, Timur Tengah, atau bahkan dunia! Militer Iran, dan semua pihak lain yang terlibat dengan rezim teroris ini, sebaiknya meletakkan senjata mereka dan menyelamatkan apa yang tersisa dari negara mereka, yang sebenarnya tidak banyak! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini.” Presiden DONALD J. TRUMP

Untuk diketahui, pulau karang kecil yang berjarak sekitar 33 km (21 mil) dari pantai Iran ini adalah terminal utama tempat hampir semua lalu-lintas ekspor minyak Iran.

Iran telah mengekspor 13,7 juta barel sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026. Beberapa kapal tanker terlihat dalam citra satelit pada hari Rabu sedang memuat minyak di Kharg.

Iran memperoleh sebagian besar pendapatannya dari minyak, dengan pengiriman mengalir ke negara-negara seperti China.

Serangan terhadap Kharg tidak hanya akan merusak pemerintahan Iran saat ini tetapi juga dapat merusak kelangsungan pemerintahan yang mungkin akan menggantikannya di masa depan.

Pulau tersebut memiliki tangki penyimpanan di selatan, bersama dengan perumahan untuk ribuan pekerja. Gazelle berkeliaran bebas di dekat kilang dan depot yang menjadikan Kharg salah satu aset Iran yang paling berharga – dan sensitif.

Petras Katinas, seorang peneliti energi di Royal United Services Institute, mengatakan Pulau Kharg sangat penting untuk mendanai pemerintah dan militer Iran.

Jika Iran kehilangan kendali atas Kharg, akan sulit bagi negara itu untuk berfungsi, meskipun pulau itu bukan target militer atau nuklir, katanya.

Tim riset komoditas global JPMorgan memperingatkan pekan ini dalam sebuah catatan investasi bahwa serangan terhadap pulau itu akan memiliki implikasi ekonomi yang besar.

“Pulau itu sering dipandang sebagai kerentanan kritis, namun jarang menjadi target langsung,” katanya.

Ditambahkan bahwa serangan langsung akan segera menghentikan sebagian besar ekspor minyak mentah Iran, kemungkinan memicu pembalasan yang parah di Selat Hormuz atau terhadap infrastruktur energi regional.

Senjata yang Digunakan

Militer AS hingga saat ini belum menyebutkan serangan terhadap Pulau Kharg dilakukan menggunakan platform pesawat apa dan senjata apa.

Meski demikian, mengacu kepada perkembangan laporan Operasi Epic Fury, serangan terhadap target-target militer di Pulau Kharg kemungkinan besar dilakukan menggunakan kombinasi persenjataan presisi tinggi.

Berikut adalah kemungkinan persenjataan yang digunakan AS dalam serangan tersebut.

JDAM (Joint Direct Attack Munition). Ini adalah “senjata kerja” utama dalam serangan presisi AS. JDAM sebenarnya adalah kit pemandu GPS yang dipasangkan pada bom konvensional seri Mark 80 (seperti Mk 82 500 lb atau Mk 84 2.000 lb).

Mengingat Trump menyebutkan serangan ini “melenyapkan” target militer tanpa merusak tangki minyak di dekatnya, GBU-31 atau GBU-38 adalah kandidat terkuat karena akurasinya yang sangat tinggi untuk meminimalisir kerusakan kolateral.

Small Diameter Bomb (SDB) – GBU-39/B. SDB sering digunakan jika tujuannya adalah menghancurkan target spesifik (seperti radar atau baterai pertahanan udara) di area yang padat infrastruktur sensitif.

Bom ini jauh lebih kecil dari JDAM tradisional, sehingga memungkinkan pesawat seperti F-35 atau F-22 membawa lebih banyak amunisi dan menyerang target secara bedah tanpa meledakkan tangki minyak di sekitarnya.

Bunker Buster, jika menargetkan fasilitas bawah tanah. Pulau Kharg memiliki pertahanan yang kuat. Jika ada bunker atau pusat komando bawah tanah yang diserang, AS kemungkinan menggunakan GBU-31(V)3 atau bahkan GBU-72, bom penetrator 5.000 pon yang relatif baru.

Namun, penggunaan bom raksasa ini biasanya berisiko tinggi terhadap infrastruktur minyak, sehingga kemungkinan hanya digunakan pada target yang jauh dari area kilang.

Kemungkinan senjata lainnya adalah Precision Strike Missile (PrSM). Laporan terbaru menyebutkan bahwa militer AS pertama kalinya menggunakan PrSM dalam pertempuran nyata selama operasi di Iran ini.

Rudal darat ke darat yang diluncurkan dari sistem HIMARS atau M270 ini memiliki jangkauan lebih dari 400 km dan presisi luar biasa, sangat cocok untuk serangan cepat dari kapal perang atau pangkalan di negara tetangga.

Kemungkinan lainnya adalah menggunakan drone Kamikaze LUCAS (Low-cost Unmanned Combat Attack System).

Ini adalah drone serang satu arah yang digunakan untuk melumpuhkan sistem pertahanan udara Iran, seperti radar S-300 atau S-400, sebelum jet tempur masuk untuk menjatuhkan bom yang lebih berat.

Mengacu pada kata kunci serangan paling dahsyat di Timur Tengah, kemungkinan senjata yang digunakan adalah jenis bom/rudal presisi berdaya ledak tinggi. (RNS)

One Reply to “Breaking: Trump melakukan serangan terbesar ke Pulau Kharg Iran, infrastruktur minyak jadi sandera”

  1. Biasa trump omdo aja krn tau iran posisi terpojok dan lihat aja iran bgt terpojok malah akan melakukan serangan habis2an ke as israel yg akan sangat merugikan baik ekonomi militer dan as akan kehilangan hegemoni mereka di timteng selamanya dan saya yakin rudal2 kelas berat iran masih blm.keluar semua .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *