AIRSPACE REVIEW – Boeing secara aktif mengusulkan peningkatan armada F-15SA (Saudi Advanced) milik Angkatan Udara Kerajaan Saudi (RSAF) ke standar yang sama dengan F-15EX Eagle II yang baru.
RSAF merupakan operator terbesar F-15 di luar AS dengan mengoperasikan lebih dari 200 unit pesawat ini dalam empat varian berbeda, yaitu 15C/D, F-15SA, dan F-15SR.
Yang terakhir adalah konversi dari model F-15S yang diperoleh RSAF awal tahun 1990-an dan kemudian ditingkatkan ke standar F-15SA.
Semua pesawat F-15S sekarang telah dikonversi ke standar F-15SR. Pesawat-pesawat tersebut merupakan tulang punggung armada RSAF, beroperasi bersama dengan Eurofighter Typhoon dan Panavia Tornado.
“Saat ini kami sedang berdiskusi dengan Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi mengenai F-15EX,” kata Vince Logsdon, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Internasional Boeing Defense di World Defense Show 2026 sepertio diberitakan Aviation Week.
Sebagai informasi tambahan, jet tempur F-15 sudah berusia 52 tahun. F-15EX adalah versi terbaru dari keluarga Eagle. Pesawat ini menggunakan basis F-15E Strike Eagle dengan kemampuan dan peran yang diperluas.
F-15SA memiliki tata letak kokpit yang mirip dengan F-15E Strike Eagle. Pesawat dilengkapi radar Raytheon APG-63v3 active electronically scanned array (AESA) yang lebih tua, dan Sistem Perang Elektronik Digital BAE.
Boeing mengusulkan untuk melengkapi F-15SA dengan fitur-fitur yang lebih canggih dari F-15EX, termasuk tampilan kokpit area luas, radar AESA APG-82 yang lebih mumpuni, dan sistem peperangan elektronik Eagle Passive/Active Warning and Survivability.
F-15EX juga merupakan inti dari apa yang disebut Boeing sebagai Keluarga Sistemnya, yang mencakup platform seperti pesawat tempur kolaboratif MQ-28 Ghost Bat (CCA) dan platform peringatan dini udara E-7 Wedgetail.
Sebelum World Defense Show, Departemen Luar Negeri AS menyetujui paket pemeliharaan senilai 3 miliar USD untuk mendukung armada tersebut.
Paket tersebut berisi suku cadang, bahan habis pakai, dukungan perbaikan, peralatan darat, dan pelatihan untuk armada F-15. (RNS)

