AIRSPACE REVIEW – Perusahaan kedirgantaraan Brasil, Embraer, mengumumkan pada 3 Februari di Singapore Airshow 2026 bahwa Filipina telah memesan tambahan untuk enam pesawat serang ringan A-29 Super Tucano.
Kontrak yang baru diumumkan ini menambah total armada A-29 Angkatan Udara Filipina (PAF) menjadi 12 unit, menyusul akuisisi enam pesawat sebelumnya.
Namun Embraer tidak mengungkapkan nilai dari kontrak tersebut dan jadwal pengiriman pesawat ke Filipina.
Pesanan lanjutan A-29 ini untuk memperluas kemampuan PAF dalam melakukan berbagai misi, termasuk dukungan udara jarak dekat, operasi kontra pemberontakan, serta pengawasan dan patroli perbatasan.
Mengenai A-29 Super Tucano, merupakan pesawat latih/serang ringan canggih bermesin turboprop yang telah banyak diadopsi oleh angkatan udara yang mencari platform hemat biaya.
Pesawat berempat duduk tandem ini dapat dipersenjatai dengan kombinasi senapan mesin, roket, dan amunisi berpemandu presisi, tergantung pada kebutuhan misinya.
Salah satu fitur unggulan A-29 adalah kemampuannya untuk beroperasi dari landasan pendek atau tidak beraspal, serta memiliki daya tahan yang lama di udara.
Bagi PAF, pesawat tambahan ini diharapkan dapat memperkuat unit operasional yang ada yang bertugas dalam misi keamanan internal dan pengawasan maritim.
Angkatan Udara juga telah mengandalkan Super Tucano sebagai platform inti untuk operasi kontra-pemberontakan, menggantikan peran OV-10 Bronco yang telah dipensiunkan. (RBS)

