PTDI tandatangani sejumlah MoU di Singapore Airshow 2026 dengan mitra strategis nasional dan internasional

PTDI tandatangani sejumlah MoU di Singapore Airshow 2026PTDI

AIRSPACE REVIEW – Sejak pembukaan gelaran Singapore Airshow 2026 (3/2), PT Dirgantara Indonesia (PTDI) telah menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) dengan beberapa perusahaan nasional dan internasional yang menjadi mitra strategisnya.

Pertama dengan RSG Aerodesign, perusahaan asal Amerika Serikat, sebagai upaya perluasan kolaborasi dalam penyediaan pesawat terbang dan helikopter special mission.

RSG Aerodesign merupakan mitra PTDI yang telah memiliki rekam jejak kerja sama panjang, khususnya dalam pengembangan dan integrasi sistem misi helikopter untuk kebutuhan pertahanan.

Melalui MoU ini, kedua perusahaan sepakat untuk menjajaki dan mengembangkan peluang penyediaan pesawat terbang dan helikopter special mission bagi Angkatan Bersenjata dan instansi Pemerintah di Indonesia, serta sejumlah potensi pasar di kawasan ASEAN.

Pesawat dan helikopter dapat dilengkapi dengan sistem misi terintegrasi, special mission kits, serta layanan teknis dan instalasi untuk berbagai peran khusus, termasuk untuk Search and Rescue (SAR), Medical Evacuation (MEDEVAC), VVIP, Anti-Submarine Warfare (ASW), Anti-Surface Warfare (ASUW), Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR), dan sebagainya.

Kedua, PTDI menandatangani MoU dengan Scytalys-Perusahaan asal Yunani, kedua perusahaan siap memperkuat penetrasi pasar bersama dan integrasi sistem misi pada pesawat N219 dan CN235 yang diproduksi PTDI.

Kesepakatan ini merupakan perluasan kemitraan strategis PTDI dan Scytalys dalam pengembangan solusi pesawat special misi, termasuk integrasi Mission Integration and Management System (MIMS) dan sistem Command and Control (C2) pada pesawat produksi PTDI.

Ketiga, PTDI menandatangani MoU dengan PT Vanguard Energy Group dan Indonesia Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA), dalam rangka memperkuat kapabilitas aircraft training center serta mendukung keberlanjutan program Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) nasional.

Dengan PT Vanguard Energy Group, PTDI akan bekerja sama dalam pengembangan fasilitas serta peningkatan sarana dan prasarana training center, guna mendukung peningkatan kapasitas layanan pelatihan teknis dan penguatan infrastruktur pendukung kegiatan MRO.

Sementara dengan Indonesia Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA), PTDI menyepakati pemanfaatan kapabilitas training center melalui pelaksanaan program pelatihan bersama serta kolaborasi teknis yang selaras dengan kebutuhan dan dinamika industri MRO nasional.

Masih di hari pertama pameran, PTDI juga menandatangani MoU dengan Qarbon Aerospace. Kedua pihak akan menjajaki peluang bisnis dalam penyediaan komponen dan suku cadang yang berfokus pada struktur pesawat komersial dan militer.

Sebelumnya, PTDI telah berpartisipasi dalam pengembangan komponen Vertical Tail Plane (VTP) Airbus A320, serta berhasil melaksanakan pekerjaan tersebut melalui kerja sama strategis dengan Qarbon Aerospace.

Selanjutnya pada hari kedua pameran (04/02), PTDI sepakati MoU dengan INAEC Aviation Corporation, perusahaan layanan penerbangan dan kedirgantaraan yang berbasis di Filipina.

Kerja sama ini mencakup pengembangan dan pelaksanaan kegiatan Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat dan helikopter di wilayah Filipina, termasuk.technical support dan training.

Berbekal pengalaman dan kapabilitas PTDI di bidang MRO pesawat dan helikopter, serta komitmen perusahaan dalam menjaga sustainability program, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan operator, baik di sektor sipil, pemerintah, maupun militer di wilayah Filipina.

Selanjutnya, juga pada hari kedua pameran, PTDI sepakati MoU dengan PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (FROGS Indonesia) tentang pemasaran dan produksi drone untuk pasar ekspor.

FROGS Indonesia merupakan perusahaan yang berfokus pada bidang pengembangan dan manufaktur teknologi drone, khususnya untuk sektor pertanian (drone sprayer), pemetaan udara, pengawasan kargo, hingga drone penumpang.

Kolaborasi ini sejalan dengan pengalaman PTDI dalam pengembangan platform udara nirawak (drone) untuk berbagai aplikasi, sehingga sinergi kedua belah pihak diharapkan dapat memperkuat pengembangan solusi drone yang aplikatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kedua perusahaan menyepakati kegiatan pemasaran dan promosi bersama produk drone untuk pasar luar negeri, joint manufacturing, transfer teknologi, serta research & development untuk peningkatan kinerja dan kemampuan sistem drone. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *