AIRSPACE REVIEW – Rusia melakukan penerbangan perdana helikopter ultaringan Mi-34M1 menggunakan mesin VK-650V buatan dalam negeri. Penerbangan dilaksanakan di Pusat Helikopter Nasional Mil dan Kamov baru-baru ini.
Uji coba penerbangan oleh pilot uji Sergei Barkov tersebut untuk mengevaluasi stabilitas, kemampuan kendali, perilaku struktural, dan respons helikopter dalam penerbangan datar dan belokan.
Uji coba menunjukkan hasil yang memuaskan, tulis Russian Helicopters dalam rilisnya.
Mi-34M1 adalah helikopter multifungsi yang ditujukan untuk pasar sipil. Heli ini mampu memenuhi misi seperti transportasi penumpang, pengawasan udara, pelatihan pilot, penerbangan olahraga, dan penggunaan pribadi.
Heli ini menawarkan biaya yang lebih hemat dalam pengoperasian dan perawatan, serta dukungan suku cadang yang lebih luas, dibandingkan dengan helikopter asing.
Kehadiran Mi-24M1 juga untuk mengurangi ketergantungan pada pruduk Barat, yang selama ini mendominasi penggunaan helikopter di kelasnya.
Mesin VK-650V yang digunakan oleh helikopter ini dikembangkan oleh UEC-Klimov, anak perusahaan United Engine Corporation.
Selama penerbangan perdananya, mesin tersebut menunjukkan operasi yang stabil dan integrasi penuh dengan sistem onboard helikopter.
VK-650V telah disertifikasi dan siap untuk diproduksi massal. Mesin ini disorot sebagai mesin Rusia pertama yang dirancang khusus untuk helikopter ringan dengan berat lepas landas maksimum hingga empat ton.
Mesin dengan daya sekitar 650 tenaga kuda saat lepas landas ini dilengkapi kontrol digital tipe FADEC. VK-650V menawarkan keandalan yang lebih besar, mengurangi beban kerja pilot, dan menurunkan biaya siklus hidup.
Selain mesin baru, Mi-34M1 menggabungkan sejumlah sistem produksi dalam negeri, termasuk transmisi utama VR-34M, avionik buatan Rusia, dan sistem bahan bakar dengan karakteristik tahan benturan, yang selaras dengan standar keselamatan operasional modern.
Penggunaan mesin turbin gas merupakan perubahan signifikan dari versi Mi-34 sebelumnya, meningkatkan kinerja dan fleksibilitas pesawat, terutama di lingkungan yang panas atau di ketinggian yang lebih tinggi.
Mesin VK-650V tidak hanya dikembangkan untuk Mi-34M1, tetapi merupakan bagian dari upaya penggantian impor yang lebih luas dalam armada helikopter Rusia.
Mesin ini juga sedang diuji pada platform seperti Ansat dan dianggap sebagai alternatif domestik untuk proyek-proyek yang sebelumnya bergantung pada mesin Barat, seperti Ka-226T.
Setelah penerbangan perdananya selesai, Mi-34M1 kini memasuki fase pengujian sertifikasi yang lebih ekstensif, yang bertujuan untuk membuktikan kinerja, keandalan, dan keselamatan pesawat dalam berbagai kondisi operasional.
Russian Helicopters menyatakan, persiapan industri untuk produksi massal mesin sudah dimulai. (RNS)

