Ukraina menerima tank M1A1 Abrams pertama dari Australia, total 49 unit akan diterima

Ukraina menerima tank M1A1 Abrams dari AustraliaTristan Kennedy

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Ukraina pada 18 Juli 2025 mengumumkan telah menerima sebagian besar dari 49 tank tempur utama M1A1 Abrams dari Australia, sisanya akan tiba dalam beberapa bulan mendatang.

Pengiriman ini merupakan bagian dari paket bantuan senilai 1,5 miliar dolar AS yang telah dijanjikan Australia kepada Ukraina sejak awal perang.

“Tank-tank M1A1 Abrams akan memberikan kontribusi signifikan bagi perjuangan Ukraina yang sedang berlangsung melawan invasi Rusia,” ujar Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles.

Kehadiran tank M1A1 diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan daya tembak brigade lapis baja Kyiv, melengkapi peralatan yang disediakan oleh mitra internasional lainnya.

Selain tank Abrams dan kendaraan lapis baja Bushmaster MRAP, Canberra sedang bersiap untuk mengerahkan pesawat E-7A Wedgetail Angkatan Udara Australia (RAAF) ke Eropa pada bulan Agustus 2025.

Pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) ini akan diterbangkan untuk mendukung perlindungan koridor internasional utama yang digunakan menyalurkan bantuan ke Ukraina.

Angkatan Pertahanan Australia (ADF) juga tetap terlibat dalam pelatihan pasukan Ukraina di bawah Operasi Kudu, sebagai bagian dari upaya multinasional untuk memperkuat kemampuan medan perang Ukraina.

M1A1 Abrams adalah Tank Tempur Utama (MBT) yang diproduksi oleh perusahaan General Dynamics Land Systems (GDLS) Amerika Serikat.

Tank ini dilengkapi dengan meriam kaliber 120 mm, bodi berlapis baja komposit, dan mesin turbin gas Honeywell AGT1500 yang memberikan mobilitas yang baik.

M1A1 memiliki sistem kendali tembakan canggih yang memungkinkannya untuk menyerang target pada jarak jauh, siang atau malam, bahkan dalam kondisi cuaca buruk sekalipun. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *