Qantas menerima A321XLR pertama dari Airbus: Hamburg – Sydney sekali tarik, transit sebentar di Bangkok
Airbus AIRSPACE REVIEW – Qantas Airways Australia menjadi launch customer pesawat lorong tunggal generasi terbaru A321XLR di Asia-Pasifik setelah menerima pesawat ini dari jalur perakitan Airbus di Finkenwerder, Hamburg, Jerman.
Pesawat ini mampu terbang jauh dari fasilitas Airbus ke Sydney dengan hanya satu pemberhentian kru di Bangkok.
Didukung oleh mesin Pratt & Whitney GTF, Qantas A321XLR memiliki tata letak dua kelas dengan 20 kursi di Kelas Bisnis dan 177 di kabin utama.
Qantas akan mengoperasikan A321XLR pada layanan domestik di seluruh Australia, dengan potensi untuk membuka layanan baru di masa mendatang pada rute sekunder ke Asia.
Secara keseluruhan, Qantas Group telah memesan 40 A321XLR di bawah program modernisasi armadanya.
Sebanyak 28 pesawat dialokasikan untuk Qantas Airways Australia dan 12 lainnya untuk anak perusahaan berbiaya rendah, Jetstar.
Ini adalah bagian dari pesanan luar biasa maskapai dengan Airbus untuk 128 pesawat lorong tunggal dan 24 pesawat berbadan lebar A350-1000, tulis Airbus dalam rilisnya.
A321XLR diranbcang untuk memenuhi kebutuhan akan pasar pesawat untuk jangkauan dan muatan yang lebih luas, sehingga menciptakan fleksibilitas dan nilai yang lebih besar bagi maskapai.
Dalam layanan maskapai yang umum, pesawat ini menawarkan jangkauan terpanjang dari semua pesawat lorong tunggal, yaitu hingga 4.700 mil laut (8.704 km).
Pesawat menghasilkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon sebesar 30% dibandingkan dengan pesawat pesaing generasi sebelumnya.
Hingga saat ini, Airbus telah mendapatkan lebih dari 500 pesanan pesanan A321XLR.
Seperti halnya semua pesawat Airbus, pesawat A321XLR sudah dapat beroperasi dengan hingga 50% Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF).
Airbus menargetkan agar pesawatnya mampu terbang dengan hingga 100% SAF pada tahun 2030. (RNS)

