DSA 2024: MILDEF memperkenalkan tiga kendaraan tempur baru 4×4

Tiga kemdaran tempur MILDEF_ Airspace ReviewEDR
ROE

AIRSPACE REVIEW – Di Defense Services Asia (DSA), pameran pertahanan internasional yang sedang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, perusahaan Malaysia MILDEF meluncurkan tiga kendaraan tempur baru yang ditujukan untuk misi berbeda.

Pertama adalah Weapon Carrier Vehicle (WCV), kendaraan 4×4 ini dilengkapi dengan sistem udara tak berawak sayap putar (UAS) yang dibawa di flatbed belakang.

WCV
EDR WCV

Dengan berat kotor kendaraan 6,8 ton, WCV memiliki muatan 900 kg dan dapat mengangkut hingga empat personel yang terlindungi dalam kabin dengan STANAG Level 1.

Kendaraan ditenagai oleh mesin Cummins ISB 4,5 liter yang menghasilkan tenaga 250 hp, memiliki kecepatan tertinggi di jalan raya 110 km/jam, jangkauan maksimum 600 km.

Kedua adalah Kendaraan Taktis Ringan Mobilitas Tinggi (HMLTV). Dalam pameran, HMLTV dirancang untuk kebutuhan Angkatan Darat Malaysia, khusus untuk misi PBB yang berlabur cat putih.

HMLTV
EDR

Kendaraan dengan bobot 6,7 ton ini dibekali mesin diesel yang sama dengan tipe WCV. Kabinnya menampung delapan awak termasuk pengemudi.

Sebagai senjata bela diri, di atas atapnya, HMLTV dilengkapi senapan mesin kaliber 12,7 mm yang dioperasikan secara manual.

Ketiga adalah Tarantula 4×4, kendaraan lapis baja yang sangat terlindungi dengan STANAG Level 3.

Tarantula
EDR

Ranpur dengan berat 14 ton ini ditenagai oleh mesin diesel Caterpillar C7 yang menghasilkan daya 340 hp. Kecepatan tertinggi di jalan raya mencapai 120 km/jam, dengan jangkauan maksimum sekitar 700 km.

Kendaraan ini membawa 10 pasukan termasuk pengemudi. Di atas atap Tarantula yang dipamerkan di DSA dilengkapi dengan stasiun senjata ganda yang dikendalikan dari jarak jauh (RCWS) yang dipersenjatai dengan senapan mesin 12,7 mm dan 7,62 mm.

Dilansir oleh EDR, MILDEF menilai ketiga kendaraan tempurnya memiliki peluang pasar ekspor yang cukup besar, dengan melirik wilayah di seperti Afrika, Timur Tengah, dan negara tetangga Malaysia di kawasan Asia Tenggara. -RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *