Korea Utara melakukan latihan penembakan langsung dengan KN-25: MLRS baru kaliber besar 600 mm

KN-25KCNA

AIRSPACE REVIEW – Baru-baru ini Kantor Berita Korea Utara (KCNA) merilis foto yang menunjukkan latihan penembakan langsung dilakukan oleh militer Korea Utara menggunakan sistem peluncur roket multilaras (MLRS) baru KN-25.

Sistem ini merupakan MLRS kaliber besar, mengusung roket berpengendali dengan diameter 600 mm, panjang 8,2 m, dan berat 3.000 kg.

Saking besar roket yang diusungnya, KN-25 dikategorikan oleh Pasukan Amerika Serikat di Korea Selatan (USFK) sebagai rudal balistik jarak pendek (SRBM).

Pengembangan dan penyebaran sistem KN-25 mencerminkan niat strategis Korea Utara untuk memproyeksikan kekuatan dan memastikan pencegahan.

Desainnya menggabungkan sistem panduan yang dirahasiakan dan dilengkapi enam sirip belakang yang berputar bersama empat sirip yang bergerak maju.

Konfigurasi ini, khususnya sirip belakang yang dapat berputar, menandai sebuah inovasi besar, yang berbeda dari artileri roket dengan penyetabil putaran tradisional dengan menyetabilkan roket dalam penerbangan tanpa memutar seluruh badannya.

Sistem seperti itu meningkatkan efektivitas sistem panduan rudal dengan mempertahankan platform yang stabil. Dipasang pada platform kendaraan TEL (transporter-erector-launcher) berpenggerak 8×8, dengan empat tabung rudal di belakangnya.

KN-25 menawarkan mobilitas dan kemampuan penyebaran yang cepat. Fleksibilitas ini memastikan sistem rudal dapat dikerahkan kembali dengan cepat, sehingga meningkatkan kemampuan bertahan dan kegunaan taktisnya di medan perang.

Dengan jangkauan hingga 380 km dan dilengkapi dengan hulu ledak fragmentasi ledakan konvensional, KN-25 sanggup menargetkan aset strategis musuh jauh di garis belakang.

Hulu ledak dan akurasi rudal yang mumpuni, dengan kemungkinan kesalahan melingkar (CEP) 80 hingga 90 m, sistem ini sebagai senjata ampuh mematikan dengan daya rusak besar. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *